BANTUL – Seorang buruh bangunan berinisial TH, 61, ditemukan meninggal di salah satu perumahan yang terletak di Kalurahan Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Kamis (23/11) siang. Korban meninggal dalam kondisi duduk bersandar pada kursi di lantai dua.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, korban merupakan warga Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Jogja.
"Sebelum laporan kami terima, korban diketahui sedang mengecat plafon rumah di lantai dua," kata Jeffry, Jumat (24/11).
Kejadian itu sendiri berawal saat korban bekerja mengecat plafon di rumah milik Sigit Ari Wibowo. Sekitar pukul 12.00, Sigit keluar rumah dan meninggalkan korban yang sedang bekerja.
Berselang setengah jam, Sigit menelpon korban namun tidak diangkat. Ia mencoba untuk mengirim pesan via Whatsapp namun juga tak ada balasan. Sigit pun memutuskan kembali ke rumahnya.
Saat tiba di rumah, ia memanggil korban, namun tidak ada sahutan. Selanjutnya, Sigit naik ke lantai dua tempat korban bekerja.
"Saat pemilik rumah naik ke lantai dua, ia melihat korban dalam posisi terbaring di lantai dengan menyandarkan tubuh di kursi," ujar Jeffry.
Sigit mengira korban sedang tertidur. Namun, saat coba dibangunkan, korban hanya diam dan tak ada respon sama sekali. Merasa ada sesuatu yang janggal, Sigit melaporkan hal tersebut ke ketua RT setempat dan menghubungi pihak kepolisian.
"Kami mendatangkan tim medis dan dokter untuk mengecek kondisi korban," jelas Jeffry.
Dari pemeriksaan Tim Inafis dan Rumah Sakit Ludira Husada, korban dinyatakan sudah meninggal dunia saat ditemukan oleh pemilik rumah. Sehingga tidak ada respon ketika dibangunkan.
Jeffry menjelaskan, pihaknya melakukan pemeriksaan pada tubuh korban dan tidak mendapati adanya tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan. Jenazah selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Kami menyimpulkan korban meninggal dunia akibat serangan jantung," jelasnya. (tyo)
Editor : Amin Surachmad