RADAR JOGJA - Menkopolhukam Mahfud MD sebut invasi Israel ke Gaza, Palestina, tergolong sebagai kejahatan perang. Terbukti dari serangan secara sporadis dan korban yang berjatuhan.
Dia mendorong agar Dewan Keamanan PBB turut menyelidiki invasi yang telah berlangsung selama 27 hari ini.
Mahfud sebut, sebanyak 10 ribu nyawa melayang akibat invasi yang dimulai 7 Oktober 2023. Di antaranya, adalah korban usia anak-anak yang mencapai 3.700 jiwa. Jumlah ini masih berpotensi meningkat jika invasi tidak berhenti.
"Sampai kemarin hari Jumat 27 hari jumlah korban jiwa sidah 10 ribu orang. Anak-anak yang meninggal dalam 27 hari itu sebanyak 3.700 orang sehingga kalau dibagi per hari lalu dibagi per jam setiap 10 menit ada anak kecil meninggal 1 karena kebrutalan serangan dari Israel," jelasnya saat pidato dalam Harlah Satuan Tim Anti Kriminalitas Jogjakarta di Ponpes Minggir, Sabtu malam (4/11).
Indonesia, lanjutnya, konsisten sejak era Presiden Soekarno. Bahwa tidak akan membuka hubungan Diplomasi sebelum Palestina merdeka. Tindakan ini juga implementasi atas pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Sikap Indonesia terhadap Israel sudah dinyatakan sejak Indonesia baru berdir. Ditegaskan lagi pada konferensi Asia Afrika pada 1955. Sikap itu dinyatakan oleh Pemerintah Indonesia dan konsisten sampai sekarang.
"Kami mengutuk keras dan sebelum Palestina merdeka dan mempunyai hak-hak yang sama dengan warga dunia yang lain maka Indonesia tidak akan punya hubungan diplomasi dengan Israel," tegasnya.
Mayoritas anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa menurut Mahfud mengutuk keras invasi Israel ke Gaza Palestina. Terbukti dengan 120 negara yang menyatakan tindakan Israel ke Palestina adalah bentuk kejahatan.
Invasi Israel, lanjutnya, juga tergolong sebagai kejahatan perang terparah sepanjang sejarah. Bahkan invasi ini menjadi catatan sejarah buruk selama 75 tahun terakhir. Selain jatuhnya korban juga upaya menghalangi bantuan internasional masuk ke Gaza Palestina.
"Karena itu pembunuhan yang luar biasa yang paling parah terjadinya sepanjang 75 tahun konflik antara Israel dengan Hamas, Israel dengan Palestina. Sudah 70 tahun saling serang dan sekarang ini paling parah," ujarnya.
Dalam kesempatan ini Mahfud MD mengenakan baju solidaritas. Berupa kemeja putih dengan syal bertuliskan Save Al-Aqsa Save Palestina. Selain itu juga mengiringi doa untuk keselamatan warga Palestina.
"Ya Allah, muliakanlah kehidupan kaum muslimin tinggikanlah derajat islam di tengah-tengah dunia. Tolong lah saudara-saudara kami kaum muslimin yang berjihad di Palestina. Ya Allah, hancurkanlah kekuatan jahat orang-orang Yahudi dan Israel sampai mereka menyadari untuk membangun kedamaian di muka bumi ini," katanya. (Dwi)