BANTUL - Jajaran Polsek Jetis menggerebek sekelompok remaja laki-laki dan perempuan usai berkumpul di dalam rumah kosong di Jalan Bakulan-Imogiri, Kalurahan Canden, Jetis, Bantul. Mereka diketahui sudah sering berkumpul di rumah kosong tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana menjelaskan, awalnya sekelompok remaja tersebut digerebek saat Bhabinkamtibmas Canden bersama Babinsa Canden melaksanakan patroli wilayah desa binaan pada Rabu (25/10) sekitar pukul 23.15.
"Dari situ, didapati hasil adanya sekelompok remaja laki-laki dan perempuan yang berkumpul di dalam rumah kosong di Jalan Bakulan-Imogiri," katanya, Kamis (26/10).
Mengetahui itu, Bhabinkamtibmas Canden langsung melaporkan ke jajaran Polsek Jetis. Kemudian jajaran Polsek Jetis datang ke rumah kosong yang menjadi markas sembilan remaja asal Kota Jogja dan Kabupaten Bantul itu.
Sembilan remaja yang berkumpul di rumah kosong tersebut terdiri dari tiga perempuan dan enam laki-laki. Mereka rata-rata masih duduk di bangku SMA dan SMP dari wilayah Jetis, Pundong dan sekitarnya.
Saat didatangi petugas, para remaja itu hanya sebatas kumpul-kumpul saja. Namun, mereka tetap dibawa ke Polsek Jetis untuk mengantisipasi hal-hal negatif.
"Tapi tidak menutup kemungkinan bisa terjadi hal-hal negatif, minum-minum atau lainnya,” ujar Jeffry.
Adapun maksud dari pengamanan itu adalah untuk mencegah terjadinya hal-hal negatif. Sebab, pengamanan sekelompok remaja juga dilakukan berawal dari laporan warga setempat. Terkait adanya kecurigaan sepasang remaja yang keluar malam.
Saat dibawa ke Polsek Jetis, sembilan remaja itu diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Tidak hanya itu saja, jajaran Polsek Jetis juga melakukan pemanggilan terhadap orang tua atau wali dari sembilan remaja. Untuk dilakukan penjemputan terhadap sembilan remaja yang telah diamankan.
Baca Juga: ODGJ Penerima Layanan Rehabilitasi Meningkat
"Para remaja tersebut telah dijemput oleh keluarganya masing-masing pada pukul 01.30 WIB,” ucap Jeffry.
Ia mengimbau para orang tua khususnya di Kabupaten Bantul bisa lebih peduli dengan anak-anaknya. Ini agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan karena keluar hingga larut malam.
"Agar anak-anak tidak keluar rumah di malam hari, kecuali ada hal mendesak maupun ada kepentingan lain,” harapnya. (tyo)
Editor : Amin Surachmad