Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hadiahi Patung Nusantara, Butet Ingatkan Ganjar Jadi Pemimpin Bangsa Bukan Golongan

Dwi Agus. • Selasa, 17 Oktober 2023 | 10:44 WIB

NUSANTARA: Ganjar Pranowo menerima karya Butet Kertaredjasa di kediaman Butet Kartaredjasa di Kasihan Bantul, Senin malam (16/10). (Dwi Agus/Radar Jogja)
NUSANTARA: Ganjar Pranowo menerima karya Butet Kertaredjasa di kediaman Butet Kartaredjasa di Kasihan Bantul, Senin malam (16/10). (Dwi Agus/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Ganjar Pranowo mendapatkan wejangan dalam wujud patung untuk kontestasi dalam Pemilu 2024. Merupakan karya Butet Kartaredjasa, patung ini bertemakan Nusantara.

Patung itu mengandung pesan agar seorang pempimpin tegak lurus kepada suara hati dan nusantara bukan sebagai boneka.


Karya seni ini merupakan kali kedua yang diberikan oleh Butet Kartaredjasa. Setahun sebelumnya berupa lukisan yang berjudul Ngerem Keserakahan. Maknanya kurang lebih sama tentang pemimpin yang tidak serakah akan jabatan yang diembannya.


“Mas Butet tadi, to, ternyata lukisannya Mas Butet itu dari huruf-huruf itu ternyata semua satu kata Nusantara. Kalau dulu, tulisannya Butet Kartaredjasa tapi yang pakai gambar banteng itu ternyata Nusantara,” jelas Ganjar ditemui di kediaman Butet Kartaredjasa di Kasihan Bantul, Senin malam (16/10).


Ganjar berjanji dan siap mewujudkan mimpi tersebut. Berupa membangun nusantara yang sejahtera bagi semua penghuninya. Selain itu, juga menjaga amanah sebagai pemimpin Nusantara.


“Enggak tahu itu imajinasi beliau seperti apa tapi rasanya mimpi beliau tentang Nusantara yang mesti dijaga dari berbagai sisi. Saya terima kasih dikasih itu,” katanya.

Butet mengaku menjalani laku khusus dalam membuat karya ini. Dia ingin agar Ganjar memahami makna Nusantara saat menjadi seorang pemimpin. Tidak lagi berbicara tentang diri sendiri atau kelompok tapi kepentingan bangsa.


Karya patungnya kali ini terdiri dari kiasan bertuliskan nusantara. Disusun dari bawah dan menjulang ke atas. Maknanya adalag tegak lurus bukan kepada siapapun namun suara hati sebagai seorang pemimpin.

“Bukan manut suara siapa, tapi manut suwara atine. Tahun lalu hadiahe sketsa judulnya Ngerem Keserakahan, itu urusan semesta."

"Hari ini hadiahi lagi bukan lukisan tapi patung kecil hasil wirit saya. Dibaca dari bawah Nusantara, wirit ini doa untuk negeri Nusantara. Tegak lurus bukan kepada siapapun. Ini hasil Mahkamah Konstitusi tegak lurus kepada Nusantara,” pesannya. (dwi)

Editor : Amin Surachmad
#pemilu 2024 #butet kertaredjasa #ganjar pranowo