Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Peringati Hari Pangan Sedunia, Jual Beras di Bawah Harga Normal

Gregorius Bramantyo • Selasa, 17 Oktober 2023 | 05:37 WIB
Masyarakat mengantri saat membeli kebutuhan bahan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Pendopo Kompleks Pemda II Bantul, Senin (16/10).
Masyarakat mengantri saat membeli kebutuhan bahan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Pendopo Kompleks Pemda II Bantul, Senin (16/10).

RADAR JOGJA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul menggelar Gerakan Pangan Murah di Pendopo Kompleks Pemda II pada Senin (16/10). Kegiatan itu bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok pangan dengan harga yang terjangkau.

Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo mengatakan, kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2023. Selain itu, agenda tersebut juga sebagai salah satu cara menjaga ketahanan pangan di Bantul.

Ia menjelaskan, ada sejumlah bahan kebutuhan pokok yang disediakan dalam Gerakan Pangan Murah tersebut. Di antaranya beras, gula pasir, telur ayam, minyak goreng, tepung, bawang merah, dan bawang putih. Berbagai kebutuhan pokok itu dijual dengan harga lebih murah dibanding harga di pasaran. Seperti beras yang dijual Rp 12.500 per kilogram. Kemudian gula pasir Rp 13 ribu per kilogram dan telur ayam Rp 23 ribu per kilogram. 

Pihaknya bekerja sama dengan Bulog dan distributor untuk menjual berbagai bahan pokok itu di bawah harga pasar. “Untuk membantu masyarakat agar bisa membeli produk atau bahan pangan, seperti beras dengan harga di bawah harga normal," katanya.

Ia sendiri tidak mengetahui pasti tonase yang digelontorkan dalam gerakan pangan murah tersebut. Sebab langsung disediakan oleh Bulog dan distributor bahan pokok. Namun, menurutnya hal itu sudah diperhitungkan agar mencukupi kebutuhan masyarakat.

Joko Waluyo menuturkan, kegiatan serupa juga akan digelar kembali pada beberapa waktu ke depan di lokasi berbeda. Tahun ini Gerakan Pangan Murah di Bantul akan dilaksanakan dua kali. Pertama pada 16 Oktober, selanjutnya 28 Oktober di Lapangan Sumbermulyo, Bambanglipuro. Tahun sebelumnya pernah digelar ketika bertepatan dengan panen bawang merah. “Harapannya dapat lebih mendekatkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo menegaskan, pada hakikatnya peringatan Hari Pangan ini tidak hanya seremonial saja. Namun benar-benar harus mampu membuat harga pangan stabil. “Di samping itu juga tidak merugikan produsen,” ucapnya.

Menurutnya, upaya yang harus dilakukan adalah dengan melakukan evaluasi lapangan berkaitan dengan perputaran penjualan pangan. Serta memastikan tercukupinya ketersediaan pangan yang murah dan terjangkau untuk masyarakat. “Selain itu, juga harus bisa memastikan terwujudnya ketahanan pangan di Bantul tanpa menciptakan ketergantungan masyarakat pada bantuan-bantuan pangan dari pemerintah,” pungkasnya. (tyo) 

Editor : Heru Pratomo
#beras #Bantul #pangan #kebutuhan pokok