RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul mencatat ada sekitar 50 lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Bumi Projotamansari yang padam dalam sebulan terakhir. LPJU yang padam tersebut tersebar merata di sejumlah titik.
Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi mengatakan, matinya LPJU itu disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya disebabkan karena korslet atau ada kerusakan pada komponen atau alat. Apalagi saat musim hujan, hal itu sering menyebabkan LPJU padam. "Karena air hujan yang masuk ke sela-sela alat LPJU menimbulkan korsleting dan berujung padam," katanya Senin (9/10).
Selain itu, sejumlah LPJU di beberapa ruas Ring Road dalam kondisi mati. Namun LPJU di ruas jalan tersebut adalah kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III DIJ, karena jalan nasional. "Jadi masuk kewenangan Kementerian Perhubungan dalam hal ini BPTD Kelas III DIJ," jelasnya.
Dia menjelaskan, hingga saat ini setidaknya ada sekitar 40 persen LPJU mati yang telah diperbaiki oleh BPTD Kelas III DIJ di ruas jalan nasional wilayah Kabupaten Bantul. Seperti di Ring Road selatan yang dekat dengan Terminal Giwangan, hingga ke arah Ring Road timur.
Singgih mengatakan, pihaknya akan tetap menampung keluhan dari masyarakat. Jika terdapat keluhan terkait LPJU mati di wilayah ruas jalan nasional. Selanjutnya pihaknya akan meneruskan ke BPTD Kelas III DIJ. Sehingga proses penanganannya dapat segera diatasi. (tyo/eno)
Editor : Satria Pradika