RADAR JOGJA - Jenis miras oplosan yang menyebabkan lima warga Kabupaten Bantul meninggal dunia masih dalam penyelidikan.
"Saat ini masih dalam lidik dan masih dicek zat-zat apa yang terkandung," kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana Selasa (6/10).
Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni satu botol plastik warna bening menggunakan tutup warna putih berisi sisa minuman. Yang diduga minuman beralkohol berwarna kuning bening. Kemudian enam botol plastik kosong bening, bekas minuman dan dua kaleng kosong Green Sands.
Lalu juga mengamankan satu botol plastik kosong minuman Sprite, satu botol plastik kosong Orange Water, sembilan bungkus sachet kosong minuman SDC-1000, dan satu bungkus sachet kosong Nutrisari. "Kami juga sedang meminta keterangan dari saksi. Ada 11 saksi yang dimintai keterangan," jelas Jeffry.
Selain itu, pihaknya juga sedang melakukan koordinasi dengan rumah sakit yang menangani pasien yang diduga korban miras oplosan. Juga dengan jajaran Polsek setempat hingga Polda DIJ terkait dengan penanganan kejadian yang serupa.
Jeffry menyampaikan, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk dapat bekerja sama dengan Polri jika menemukan atau mengetahui adanya warga yang mengonsumsi miras. Juga melakukan pesta miras atau menjual miras ilegal. Karena menurutnya, masyarakat memiliki peran penting untuk membantu dan melaporkannya kepada pihak berwajib. "Jika menemukan atau mengetahui adanya orang yang konsumsi miras, melakukan pesta miras maupun menjual miras ilegal," pesannya. (tyo/eno)
Editor : Satria Pradika