RADAR JOGJA - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul berencana memperbaiki empat jembatan tahun depan. Saat ini, anggaran senilai Rp 6,167 miliar tengah diajukan.
Kepala DPUPKP Bantul Aris Suharyanta menjelaskan, empat jembatan yang akan diperbaiki adalah Jembatan Pucung Growong Kapanewon Imogiri. Selain itu, ada juga Jembatan Sindet di Kapanewon Jetis, Jembatan Bantulan di Kapanewon Sanden, dan Jembatan Mriyan di Kapanewon Kretek.
Sedangkan untuk tahun ini, lanjutnya, perbaikan jembatan juga berada di empat titik. Seluruhnya tersebar di tiga kapanewon. "Jembatan Dogongan dan Jembatan Giriloyo di Kapanewon Imogiri, Jembatan Jomegatan di Kapanewon Kasihan dan Jembatan Sanggrahan di Kapanewon Banguntapan," bebernya saat dihubungi kemarin (4/10).
Menurutnya, kondisi sejumlah jembatan yang rusak pada saat ini disebabkan faktor usia yang terlalu tua. Kemudian rusaknya jembatan juga disebabkan oleh tonase kendaraan yang melewati jembatan melebihi kapasitas yang ditetapkan. "Ada juga yang rusak karena bencana," tambahnya.
Ia menyampaikan, masing-masing progres pengerjaan tersebut beragam. Mulai dari 25-75 persen. Seperti misalnya perkembangan pengerjaan jembatan rusak di Jembatan Dogongan dan Jembatan Sanggrahan yang telah berlangsung sekitar 25 persen. Kemudian pengerjaan jembatan rusak di Jembatan Giriloyo yang baru berlangsung sekitar 30 persen. Sementara Jembatan Jomegatan yang baru berlangsung sekitar 75 persen.
Adapun total anggaran yang diperlukan untuk melakukan pembenahan empat jembatan rusak itu ditaksir mencapai Rp 10 miliar. (tyo/eno)
Editor : Satria Pradika