Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bahaya bagi Para Siswa, Dua SDN di Jalan Nasional Belum Miliki ZoSS

Gregorius Bramantyo • Rabu, 4 Oktober 2023 | 04:04 WIB
ZONA AMAN: Zona Selamat Sekolah (ZoSS) yang berada di depan SDN Kembang Songo, Trimulyo, Jetis, Bantul.GREGORIUS BRAMANTYO/RADAR JOGJA 
ZONA AMAN: Zona Selamat Sekolah (ZoSS) yang berada di depan SDN Kembang Songo, Trimulyo, Jetis, Bantul.GREGORIUS BRAMANTYO/RADAR JOGJA 

 

RADAR JOGJA - Dua SD negeri di Jalan Bantul belum memiliki fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Dua sekolah tersebut adalah SDN Jarakan dan SDN Winongo berada di jalan nasional yang memiliki ruas lebar dan ramai lalu lintas.
Kepala SDN Jarakan Wisnu Wardoyo mengatakan, sebelumnya SDN Jarakan pernah memiliki ZoSS. Namun telah lama pudar. “Sejak sebelum pandemi Covid-19,” ungkapnya Senin (2/10).


Untuk mengatasinya, pihak keamanan sekolah bertugas untuk membantu siswa menyeberang jalan. Sekolah juga memasang cone sebagai rambu penanda. “Karena lalu lintas Jalan Bantul padat sekali,” katanya.


Sekolah juga telah menyiapkan proposal pengadaan ZoSS. Kemudian rencananya akan diajukan agar mendapat bantuan pengecatan ZoSS. “Karena sekolah ini ada di jalan utama. Semoga bisa dapat bantuannya,” ucapnya.


Sementara itu, Kepala SDN Winongo Dwi Hadiyanta menyebut, pihak Dishub Bantul sebelumnya telah mengukur ruas jalan di depan SDN Winongo untuk pengadaan ZoSS pada Februari lalu. Namun usai pengukuran tersebut tak ada tindak lanjut. “Saat itu yang diukur bukan cuma sekolah kami, bareng-bareng dengan sekolah yang lain juga. Tapi sekolah yang lain lolos,” jelasnya.


Tidak lolosnya pengukuran di SDN Winongo itu, lantaran jalan yang berada di depan sekolah tersebut adalah jalan nasional. Sehingga bukan menjadi wewenang kabupaten. Maka dari itu, pihak sekolah lantas mengajukan permohonan pengadaan ZoSS ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jateng-DIJ pada Maret. “Tapi ternyata mereka (BPTD Jateng-DIJ) tidak punya anggaran untuk tahun ini. Akhirnya akan coba diusulkan kembali 2024,” kata Dwi.


Setelah penundaan itu, SDN Winongo tak perlu membuat proposal pengajuan lagi. Hanya tinggal follow up saja. SDN Winongo sendiri pernah mendapat bantuan dari personel Polsek Kasihan untuk menyeberangkan siswa selama Ramadan 2023 lalu. Namun setelah itu, bantuan dari Polsek Kasihan tidak dilanjutkan.


Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Isdarmoko menyebut, pihaknya belum memetakan sekolah mana saja yang telah memiliki ZoSS. Dia mengusahakan, agar sekolah-sekolah yang ada di tepi jalan raya bisa memiliki ZoSS. “Saat ini ada sekitar belasan yang sudah ada ZoSS,” sebutnya.
Belasan sekolah tersebut berada di jalan level kabupaten. Untuk sekolah yang berada di jalan nasional, adalah wewenang pemerintah pusat. “Kalau sekolah yang di jalan desa belum diperlukan ZoSS. Karena pertimbangannya adalah ramai dan padatnya lalu lintas,” tandasnya. (tyo/eno)

 

Editor : Heru Pratomo
#Jalan Bantul #ZoSS #Covid - 19