Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gending Pakurmatan Antar Kepergian Prof Timbul Raharjo, Sama Pemberangkatan Jenazah Sultan HB IX

Dwi Agus. • Rabu, 6 September 2023 | 22:50 WIB
KEMBALI: Prosesi pemakaman Rektor ISI Jogja Prof Timbul Raharjo di Gedung Rektorat ISI Jogjakarta Rabu (6/9). (Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja)
KEMBALI: Prosesi pemakaman Rektor ISI Jogja Prof Timbul Raharjo di Gedung Rektorat ISI Jogjakarta Rabu (6/9). (Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Gending Pakurmatan iringi upacara penghormatan terakhir Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta Timbul Raharjo. Para pengrawit memainkan alunan gending dengan emosional. Pukulan bertenaga dan semakin memuncak kemudian perlahan sunyi saat jenazah Timbul Raharjo meninggalkan kampus ISI Jogjakarta.


Mantan Dosen Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan Sumaryono menuturkan, gending ini sangatlah istimewa. Tidak dimainkan sebagai pengiring tarian. Berasal dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, gending ini hanya dimainkan saat upacara khusus.


“Termasuk gamelan upacara hanya untuk upacara tidak bisa iringi tari dan itu asalnya dari istana, jadi namanya Gending Pakurmatan,” jelasnya ditemui di ISI Jogjakarta, Rabu (6/9).


Gending Pakurmatan, lanjutnya, merupakan gending kehormatan di Istana Karaton. Dimainkan saat Sultan yang bertakhta hadir dalam sebuah seremonial acara. Termasuk saat pemberangkatan jenazah Sri Sultan Hamengku Buwono IX menuju makam Raja di Imogiri, Bantul.


“Saat Sri Sultan Hamengku Buwono IX meninggal, dari Bangsal Kencana diangkat, gamelan Monggang bertalu-talu seperti tadi. Seremonial ini merupakan bentuk penghormatan terakhir dari teman-teman ISI jurusan karawitan,” katanya. (dwi)

Editor : Amin Surachmad
#ISI Jogjakarta #timbul raharjo #radar jogja