Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lukisan Sultan HB X Karya Nurul Aeni dan GKR Hemas Karya Syahrul Afandi Dibeli Pj Wali Kota Singgih Raharjo

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 22 Agustus 2023 | 07:44 WIB
REALIS: Lukisan GKR Hemas dalam Festival Pangan Lokal di SMAN 3 Jogja (Padmanaba) pada 18 Agustus lalu.
REALIS: Lukisan GKR Hemas dalam Festival Pangan Lokal di SMAN 3 Jogja (Padmanaba) pada 18 Agustus lalu.

BANTUL - Remaja asal Sewon, Bantul, mendapatkan sebuah kejutan. Dua karya lukisnya dibeli Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Singgih Raharjo.

Satu karya lukisan Sultan Hameng Buwono (HB) karya Nurul Aeni. Satu karya lainnya lukisan tentang GKR HemasHemas karya Syahrul Afandi. 

Syahrul, merupakan remaja asal Druwo, Bangunharjo, Sewon, Bantul, yang juga siswa kelas XI dari SMKN 3 Kasihan atau Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR). Dia mengaku lukisannya dibeli oleh Pj Wali Kota Jogja saat dipamerkan dalam Festival Pangan Lokal di SMAN 3 Jogja (Padmanaba) pada 18 Agustus lalu.

"Saya awalnya juga tidak tahu. Tahu-tahu dihubungi oleh Kepala Dinas Pertanian (Pemkot Jogja Imam Nurwahid) itu, katanya Pak Singgih suka dengan karya saya itu lalu ingin membelinya," ujarnya kepada Radar Jogja Senin (21/8).

Shahrul awalnya bingung mau melukis apa untuk festival itu. Namun, setelah itu kepikiran untuk membuat dua lukisan tokoh paling berpengaruh di Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Yaitu, sosok Sri Sultan HB X. 

"Awalnya saya bingung mau melukis apa. Lalu, saya memantapkan diri untuk melukis sosok Pak Sri Sultan," katanya.

Syahrul mengaku tidak pernah berpikir karya itu bakal laku. Bahkan, dibeli oleh Pj Wali Kota. 

"Saya katanya, juga akan diundang untuk bertemu Pak Wali Kota dalam waktu dekat ini," tegasnya.

Selama menempuh pendidikan di SMSR, Syahrul telah menghasilkan ratusan karya. Karya-karyanya yang telah diikutkan dalam beberapa pameran besar.

Syahrul menyebut, dirinya memiliki ciri khas tersendiri dalam membuat karya lukis. Yang mana, dia penganut gaya realis dan semiekspresionis.

"Saya juga bercita-cita dalam jangka panjang untuk membuat pameran tunggal saya sendiri," bebernya

Syahrul mengaku dirinya tinggal di rumah hanya bersama ayahnya saja. Yang mana ayahnya terkena penyakit stroke sebelum ibunya meninggal dunia.

Sehari-hari Syahrul bersekolah, melukis, dan merawat ayahnya yang terkena stroke. Dia merawat sangat ayah bersama kerabatnya yang setiap hari bergiliran menjenguk dan memasak untuk dirinya dan ayahnya.

Untuk hidup, Syahrul mengaku hanya mengandalkan uang dari rumah yang dikontrak oleh siswa dan mahasiswa. Namun, dia tidak pantah semangat untuk terus berkarya dan menempuh pendidikan.

Ke depan, Syahrul berharap bisa menempuh pendidikan lebih tinggi lagi. Itu supaya bisa membahagiakan ayah dan keluarga besarnya.

"Saya bercita-cita untuk kuliah. Karena, saya ingin membanggakan orang tua dan keluarga besar saya," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#sultan hb x #GKR HEMAS #SMKN 3 Kasihan #Singgih Raharjo