Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bangga Bisa Membawa Bendera Suci Merah Putih 17 Agustus di Istana Kepresidenan Yogyakarta

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 17 Agustus 2023 | 21:12 WIB
SIAP: Pembawa baki dalam upacara 17 Agustus Regita Silfani Urya Alifah (tengah) yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Pengasih, Kulon Progo. (WINDA ATIKA IRA PUSPITA/RADAR JOGJA)
SIAP: Pembawa baki dalam upacara 17 Agustus Regita Silfani Urya Alifah (tengah) yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Pengasih, Kulon Progo. (WINDA ATIKA IRA PUSPITA/RADAR JOGJA)

JOGJA - Sempat diguyur hujan ringan, Upacara HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di Gedung Agung Jogjakarta berlangsung khidmat, Kamis (17/8). Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X selaku inspektur upacara.

Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 ini, bertugas selaku Komandan Upacara adalah Letkol Arhanud Viki Herwandi yang sehari-harinya menjabat sebagai Dandim 0731/Kulon Progo

Sementara itu, Komandan Paskibraka DIY 2023 yakni Letda Inf Adhi Satria Habibi dari lulusan Akademi Militer (Akmil) 2022.

Adapun, selaku pengibar bendera Merah-Putih pada 17 Agustus 2023 di antaranya Zain, Fahri, Zaki dari Kabupaten Kulon Progo. Pembawa baki bendera adalah Regita Silfani Urya Alifah, merupakan siswa SMA Negeri 1 Pengasih, Kulon Progo.

Regita sapaan akrabnya itu merasa bangga terpilih menjadi pembawa baki bendera merah putih pada Upacara HUT Ke-78 RI kali ini. Terlebih ini menjadi pengalaman pertamanya.

"Perasaan saya sangat bangga, sangat senang karena bisa membanggakan dua orang tua saya," katanya ditemui usai menjalankan tugas di Gedung Agung Jogjakarta.

Perempuan 17 tahun itu mendapat motivasi dan semangat dari kedua orang tua sebelum melakukan tugasnya. Hal ini yang membuat dirinya yakin atau tidak mengalami nerveous saat membawa bendera merah putih di atas baki.

"Dari awal ke sini orang tua saya selalu bilang ke saya pasti bisa jadi saat ini saya bisa mewujudkan itu dan saya bangga," ujarnya.

Siswa kelas 11 SMA Negeri itu tetap merasa ada tantangan saat membawa bendera merah putih. Bendera merah putih dinilai bendera suci yang merupakan lambang tertinggi negara, yang menjadi identitas dan simbol kedaulatan negara sebagai negara yang merdeka.

"Pembawa (bendera) pagi tentunya ada tantangan tersendiri membawa bendera yang sangat suci dan untuk latihannya lebih banyak lagi lebih besar dibandingkan temant-teman yang lain," jelasnya.

Sebagai generasi muda, Regita berharap Indonesia terus maju dan bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada. "Semoga Indonesia terus maju untuk masalah yang ada segera bisa dihadapi tetap terjaga Indonesia," harapnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#Gedung Agung Jogjakarta #HUT ke-78 Kemerdekaan RI