BANTUL - Seniman kenamaan Djoko Pekik dikebumikan di Makam Seniman Giri Sapto, Imogiri, Bantul. Almarhum dimakamkan pada Minggu (13/8) sekitar pukul 14.20 WIB.
Pantauan Radar Jogja di lokasi, Minggu (13/8) pukul 14.03 WIB jenazah sudah tiba di pelataran Makam Seniman Girisapto. Prosesi pemakamannya dihadiri oleh ratusan orang dari kalangan kerabat dan rekan.
Tidak ada tokoh pejabat yang turut mengantar almarhum. Pengantar mayoritas berasal dari sanak keluarga dan rekan-rekan seniman.
Jenazah Djoko Pekik dibaluti peti berwarna putih. Jenazah Djoko Pekik diantar dengan iring-iringan rombongan. Terlihat ada seseorang yang membawa lukisan bergambar Djoko Pekik dalam iring-iringan.
Selain itu, ada juga rombongan pengantar almarhum Djoko Pekik yang menggunakan kaos berwarna merah. Tepat di bagian depan kaos itu terdapat gambar mendiang Djoko Pekik. Adapun rombongan berkaos merah tersebut merupakan bagian dari keluarga Djoko Pekik.
Suasana haru menyelimuti sanak famili yang mengantar Djoko Pekik ke peristirahatan terakhirnya. Setibanya di Makam Seniman, Girisapto, Djoko Pekik tidak langsung dimakamkan.
Ada prosesi peribadatan doa terlebih dahulu yang mengiringi Djoko Pekik sebelum dimakamkan. Baru tepat pada pukul 14.30 WIB Djoko Pekik dikebumikan di liang lahatnya.
Dalam prosesi penguburannya, diiringi doa oleh para keluarga yang ditinggalkan. Tepat pada pukul 14.41 WIB, jasad Djoko Pekik mulai dikuburkan. Teriringi doa dalam prosesi penguburan Djoko Pekik.
Prosesi pemakaman Djoko Pekik selesai pukul 14.50 WIB. Keluarga dan rekan seniman mulai melakukan tabur bunga di makam Djoko Pekik.
Sementara itu, seorang besan Djoko Pekik, Hartadi Prasojo mengungkapkan, almarhamu merupakan sosok yang baik. Menurutnya, sebagai besan, tidak ada persoalan berarti sebagai keluarga selama ini setelah menjadi besan. "Almarhum sosok yang moderat dan penuh toleran," katanya, Minggu (13/8). (cr3)
Editor : Amin Surachmad