RADAR JOGJA - Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, kini tidak perlu takut lagi dengan serangan rawe atau ubur-ubur api. Petugas SAR di kawasan tersebut memastikan kalau ubur-ubur sudah hilang dari area pantai dan berpotensi tidak lagi menyengat wisatawan yang berenang atau mandi.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah III Bantul Muhammad Arief Nugraha mengatakan, dari hasil pantauan pihaknya beberapa waktu terakhir rawe memang sudah tidak lagi muncul di kawasan Pantai Parangtritis. Selama beberapa minggu ini pula pihaknya juga tidak mencatat adanya wisatawan yang terkena sengatan dari hewan bernama ilmiah Physalia tersebut.
"Sekarang sudah aman dan tidak ada lagi serangan, ubur-uburnya sudah hilang dari kawasan Pantai Parangtritis," ujar Arief saat dikonfirmasi, Minggu (30/7).
Sebagaimana diketahui, kehadiran rawe di kawasan pantai selatan beberapa waktu lalu memang cukup meresahkan wisatawan yang mandi atau berenang di Pantai Parangtritis. Sebab hewan tersebut dapat menyengat dan memberikan rasa gatal dan panas pada kulit yang tersengat.
Arief membeberkan, mayoritas korban dari rawe memang merupakan anak-anak. Penyebabnya tak lain karena anak-anak menganggap rawe seperti sebuah mainan lantaran bentuknya yang seperti jeli atau gelembung.
Menurutnya, ubur-ubur api memang kerap muncul ketika suhu udara dingin. Contohnya pada musim kemarau seperti sekarang.
Karena itu, ia pun meminta wisatawan untuk tetap berhati-hati dan waspada ketika melihat benda seperti jeli atau gelembung. Sebab, mungkin saja rawe bisa muncul kembali.
"Kami selalu himbau wisatawan agar tidak bermain dengan ubur-ubur," pungkas Arief. (inu)
Editor : Amin Surachmad