Ketua Panitia Ground Breaking Mu'allimin Sport Center Erik Tauvani Somae menjelaskan nantinya lokasi ini dapat dimanfaatkan untuk berolahraga, diantaranya basket, voli, hingga takraw. Menurutnya, sport center merupakan sarana yang penting sebagai upaya untuk menghadirkan pendidikan yang ideal dan seimbang antara aspek jasmani dan rohani.
Diharapkan sport center ini juga tidak hanya berfungsi jangka pendek. Namun, justru memiliki fungsi strategis dalam membentuk calon pemimpin yang kuat dan berkualitas.
"Dalam konteks pendidikan Islam tentu saja pendidikan itu adalah proses untuk mengembangkan potensi diniyah, insaniyah, dan potensi basyariyah. Sehingga fisik manusia itu juga harus berkembang serta menjadi manusia yang sehat dan kuat," jelasnya saat ditemui di Kampus Terpadu Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Jogjakarta, Sabtu (3/6).
Erik menambahkan, Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah juga telah merealisasikan masjid, gedung sekolah, dua gedung asrama, dan dapur. Selanjutnya adalah Mu'allimin Sport Center yang akan dimulai pembangunannya.
Dia berharap nantinya sarana dan prasarana pembelajaran akan bisa dilengkapi secara bertahap. Ini merupakan salah satu upaya untuk mencetak kader-kader calon pemimpin yang berkualitas dan kuat.
"Lulusan Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Jogjakarta akan menjadi kade-kader pemimpin yanh sehat jasmani dan rohani, serta memiliki jiwa raga yang tangguh sehingga bisa berdiaspora mencerahkan semesta dan memajukan bangsa," katanya.
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengapresiasi pembangunan Mu'allimin Sport Center. Menurutnya, ini menjadi sumbangsih yang besar untuk menciptakan generasi baru yang memiliki kesadaran olahraga tinggi.
Dia berharap nantinya akan terjadi integrasi antara membangun rohani, jasmasi, dan intelektual yang merupakan wujud dari melahirkan generasi umat yang terbaik.
"Ini era baru Mu'alimin setelah pindah kampus lalu kita akan terus membangun, berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan pemerintah. Bahwa setelah kita mengembangkan prinsip-prinsip pendidikan terintegrasi, kita juga harus punya daya dukung yang bersifat kuat. Satu fisik, sehingga anak-anak Mu'allimin itu, generasi baru itu sehat-sehat, badannya tinggi, tegap, sehat," ujarnya. (Obi/isa/dwi) Editor : Editor News