Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, aksi kejahatan jalanan tersebut terjadi pada hari Sabtu (11/2) di Jalan Parangtritis Km18,5 Bambanglipuro sekitar pukul 00.11. Saat itu korban bersama dengan temannya tengah mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju ke arah utara.
Namun saat di simpang empat Ngangkruksari, korban berpapasan dengan rombongan pelaku yang berjumlah empat orang. Saat itu rombongan pelaku yang menggunakan dua sepeda motor jenis Vario dan KLX berbalik arah menghampiri pelaku.
Jeffry membeberkan, para pelaku menghampiri korban dan menanyai kenapa membawa sebuah pedang. Namun saat dijelaskan bahwa benda yang dibawa merupakan pedang mainan, korban dengan pelaku lalu terjadi cekcok.
Salah seorang pelaku kemudian mengeluarkan benda yang diduga airsoft gun dan langsung menembakkannya beberapa kali ke arah korban. Akibatnya, korban yang merupakan siswa sekolah di Imogiri itu pun mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya.
"Atas kejadian tersebut korban mengalami luka lecet dan memar di kepala bagian belakang, salah seorang temannya juga ikut menjadi korban pemukulan dan mengalami memar di pipi sebelah kanan," ujar Jeffry dalam keterangannya kemarin (12/2).
Sesaat setelah kejadian, polisi kemudian langsung melaksanakan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan satu buah pedang mainan yang saat itu dibawa pelaku. Sampai saat ini Polres Bantul juga masih melakukan pendalaman terhadap aksi kejahatan jalanan tersebut guna mencari pelakunya.
Mantan Kasi Humas Polres Kulonprogo itu mengimbau kepada para orang tua untuk menjaga anak-anaknya. Khususnya yang masih berusia pelajar agar tidak keluar rumah di atas jam 22.00. Sehingga harapannya dapat mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejahatan jalanan. "Kurangi keluar malam bila tidak mendesak atau tidak terpaksa," katanya. (inu/eno) Editor : Editor Content