Nantinya, bibit tersebut akan ditanam di pekarangan ataupun rumah warga. "Ini program baru kami, merintis kampung anggur," ungkap Panjang, Ulu-Ulu Argosari Panjang saat ditemui di kantornya kemarin (14/11).
Menurutnya, 10 bibit yang dibagikan untuk setiap RT akan ditanam di satu lokasi. Sehingga harapannya, pohon anggur akan cepat tumbuh merimbun. “Memudahkan dalam perwatan dan pemanenan nanti," ujar Panjang.
Meski demikian, teknis penanaman akan diserahkan sepenuhnya kepada warga. Yang penting, bibit anggur ditanam di lahan yang langsung terpapar sinar matahari. “Sehingga akan tumbuh subur," sambungnya.
Selain menggulirkan bibit anggur, kalurahan melalui anggaran desa juga menyalurkan bantuan pupuk, pestisida, serta pendamping atau penyuluh pengembangan anggur. Mereka diberikan pelatihan budi daya anggur.
Kalurahan juga telah meyosialisasikan, terkait pendampingan dari Balai Penyuluh Pertanian Sedayu. Serta berencana menggandeng komunitas anggur. Setelah menyiapkan lahan, nantinya akan dilakukan gerakan tanam serempak. "Meski belum merata di 13 Padukuhan, dengan jumlah yang ada ke depan akan dikembangkan. Melalui stek tanaman, kami perluas," beber Panjang.
Pertanian di Argosari, disebut Panjang, lahannya tidak semua produktif. Karena hanya mengandalkan air tadah hujan. Di kawasan yang jauh dari saluran irigasi, sehingga pemanfaatan lahan pertanian hanya bisa dilakukan dua kali tanam.
Harapannya ke depan, masyarakat dapat mengembangkan secara mandiri, membentuk sentra kampung anggur. Tujuannya untuk mendukung pertanian dan ketahanan pangan. Menggerakkan roda perekonomian masyarakat. "Tentu bila program ini sukses, arahnya ya wisata kampung anggur," harapnya.
Terpisah, Dukuh Tapen Kasianto menilai, program ini menarik antusias warga. Karena ini pertama kalinya kalurahan menggalakkan tanam anggur. Tentunya menjadi pengetahuan baru warga yang mayoritas bertani padi dan palawija. Dengan tanam anggur di pekarangan, diharapkan menjadi peluang baru bagi masyarakat, untuk menumbuhkan perekonomian setempat. Merintis kampung anggur.
Anggur yang akan ditanam, adalah jenis impor. Antara lain, Jupiter, Diamond Rombik, Tamaki, New Baikon, Rosario Rosa, Everest, Ara, Start Gate, hingga Angellica. Diklaim buahnya besar dan manis. "Rencana akan kami tanam bersamaan kurang lebih 10 hari ke depan," tandasnya. (mel/eno) Editor : Editor Content