Kapolsek Jetis AKP Hatta A Amrullah menuturkan pihaknya menemukan barang bukti botol plastik bekas mihol oplosan. Berdasarkan keterangan saksi, para korban menenggak 5 botol. Dengan masing-masing memiliki volume 400 mililiter.
"Kami mengamankan bekas botol minuman keras plastik yang 400 mililiter. Ini dua sisanya ini. Semuanya dari rumah korban meninggal insial DK," jelas Hatta di Polsek Jetis, Senin (17/10).
Ketiga korban ini adalah Muhammad Ihsan 23, Daniel Krismanto, 24 dan Ida Rusmanto, 49. Ketiga korban meninggal dan dua rekan selamat mengonsumsi mihol oplosan pada Kamis malam (13/10).
Salah satu diantaranya lalu membeli mihol oplosan. Hanya saja belum diketahui lokasi pembelian cairan mematikan ini. Terlebih sosok pembeli menjadi korban meninggal dunia.
"Dari keterangan membeli tapi masih simpang siur masih kita dalami untuk beli di mana," katanya.
Hatta menuturkan tak menutup kemungkinan adanya uji laboratorium. Guna memastikan kandungan dalam mihol oplosan. Untuk langkah ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Bantul.
Disatu sisi, diakui olehnya pengujian laboratorium tak mudah. Apalagi barang bukti yang didapatkan sedikit. Ini karena para korban telah meminum habis mihol oplosan tersebut.
"Karena barbuk ini hanya sedikit ini sangat akan kesulitan ini. Untuk cek ini sepertinya kesulitan nanti kita koordinasi dengan Polres seperti apa," ujarnya.
Untuk saat ini dari dua korban selamat, satu diantaranya telah pulang ke rumah. Sementara ini tersisa satu korban yang masih dalam perawatan intensif. Tepatnya di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul.
"Korban yang 1 sudah pulang atas nama A. Yang satu masih di rumah sakit Panembahan Senopati," katanya. (Dwi) Editor : Editor News