Kasat Binmas Polres Bantul AKP Estikomah mengatakan, kegiatan pelepasan tukik itu merupakan bagian dari program Polisi Sahabat Anak bertajuk Bagi Sambalado (berbagi sambang belajar lan dolan). Yang dimana kegiatanya sendiri bertujuan agar anak-anak bisa lebih dekat dengan anggota polisi.
Dalam Bagi Sambalado yang digelar di Pantai Samas tersebut, Esti menyampaikan memang cukup berbeda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya. Jika biasanya para personel polisi mengajak anak-anak untuk bermain mainan tradisional. Pada kegiatan itu anak-anak diajak untuk lebih mencintai alam. Salah satunya membantu keberlangsungan hidup penyu di masa depan.
"Kali ini temanya agak berbeda, kalau kemarin kami melaksanakan permainan tradisional, hari ini kami mengajak mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satunya dengan melepas tukik,” ucap Esti, kemarin (6/10).
Selain kegiatan pelepasan tukik, Esti dan jajarannya juga mengajak anak-anak melakukan aksi bersih-bersih pantai. Adapun yang dibersihkan lebih kepada sampah plastik yang sangat mencemari lingkungan.
Lebih lanjut, Esti juga mempersilahkan bagi semua pihak yang ingin ikut membantu dalam aksi bersih-bersih pantai bersama anak-anak dan personil Polres Bantul tersebut. Karena dengan semakin banyak pihak yang peduli dengan kelestarian alam. Maka hal tersebut juga berdampak positif bagi keberlangsungan makhluk hidup kedepannya.
"Kalau ada yang ingin ikut bergabung bersih-bersih pantai itu lebih keren lagi, agar kita semua bisa berpartisipasi dalam kebersihan lingkungan dan juga menjaga kelestarian alam," katanya.
Sementara itu, salah satu anggota Pokdarwis Pantai Samas Sarijan mengaku, sangat mengapresiasi kegiatan Sat Binmas Polres Bantul. Sebab menurutnya kegiatan tersebut sangat positif dan memiliki dampak baik bagi alam maupun masyarakat sekitar pantai.
"Sebagai warga Pantai Samas, mohon diteruskan, terutama kegiatan bermain bersama anak-anak dan peduli lingkungan," pintanya. (inu/bah) Editor : Editor Content