Seperti halnya Captain Tjua yang rela datang dari Malaysia. Pengurus Persatuan Motor Klasik Malaysia itu mengaku senang karena bisa berkumpul dengan para pecinta motor klasik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dikatakan Tjua, dia memang sudah beberapa kali datang ke Jogjakarta. Khusus ntuk mendatangi event tahunan yang diselenggarakan oleh Motor Antique Club (MAC) Jogjakarta. Tjua pun menilai, event motor antik di Jogjakarta memang cukup menarik. Karena menghadirkan ribuan motor dan pecintanya. "Saya rasa MAC Jogjai ni yang paling mantap, budak-budaknya handal semua. Bangge sekali bisa dateng ke sini untuk lihat motor classic berbagai jenis," ujar Tjua saat ditemui di sela acara.
Selain bikers internasional, Rena Junika merupakan bikers asal Bandung rela datang ke Jogjakarta. Bahkan, dia rela menunggangi motornya dari Kota Kembang itu. Bikers perempuan itu mengaku senang bisa datang ke event Djogjantique Day, lantaran hampir dua tahun ditiadakan karena pandemi.
Rena mengaku suka dengan motor antik karena memiliki keunikan tersendiri dibandingkan motor lainnya. Meski demikian, diakuinya suku cadang motor antik memang sulit dicari. "Ya seru aja punya motor antik karena punya banyak teman yang mau melestarikan," ujar ibu rumah tangga yang memiliki tunggangan Bmw R25 1956 ini.
Sebelumnya, Ketua MAC Jogjakarta Atmaji Aprilianto mengatakan, dalam Djogjantique Day#6 mengusung tema Gumregass. Tema tersebut diambil sebagai salah satu semangat dari para pecinta motor antik di Indonesia. Karena sejak 2019 lalu tidak bisa bersilaturahmi akibat pandemi Covid-19.
Untuk kegiatan yang sudah digelar keenam kalinya itu, lanjutnya, MAC Jogjakarta juga mengusung tema tentang daur ulang sampah atau recycle.
Sebagai bentuk keprihatinan pecinta motor tua tentang permasalahan darurat sampah di Jogjakarta yang terjadi beberapa waktu lalu. Karya seni dari daur ulang sampah ditampilkan oleh anggota klub bernama Eri Sudarmono. "Recycle dari limbah motor berupa robot sejumlah tiga buah. Hasil karya itu nantinya juga akan dilelang dan hasilnya akan disalurkan untuk berbagai kegiatan sosial," beber Atmaji. (inu/eno) Editor : Editor Content