Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mayoritas Korban Alami Cedera Kepala

Editor News • Senin, 7 Februari 2022 | 07:08 WIB
SIGAP : Humas RSUD Panembahan Senopati Siti Rahayu Ningsih menuturkan pihaknya menerima 20 pasien dari kecelakaan maut PO Gandos Abadi di Bukit Bego, Minggu (6/2). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
SIGAP : Humas RSUD Panembahan Senopati Siti Rahayu Ningsih menuturkan pihaknya menerima 20 pasien dari kecelakaan maut PO Gandos Abadi di Bukit Bego, Minggu (6/2). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Humas RSUD Panembahan Senopati Siti Rahayu Ningsih menuturkan pihaknya menerima 20 pasien kecelakaan maut PO Gandos Abadi di Bukit Bego. Dari total tersebut, 7 penumpang meninggal dunia. Sementara 20 lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

Berdasarkan data, 1 korban meninggal dunia ditempat. Enam pasien lainnya meninggal dalam perjalanan atau dead on arrival (DOA). Rata-rata memiliki luka di bagian kepala.

"Kami tidak bisa merinci untuk identitas korban, cuma benar masuk RSUD ada 7 korban. Satu meninggal ditempat lalu 6 DOA atau dalam perjalanan ke rumah sakit," jelasnya ditemui di Mapolres Bantul, Minggu (6/2).

Para korban, lanjutnya, mulai masuk rumah sakit siang hingga sore hari. Dari pendataan sementara, 7 pasien mengalami luka ringan, 2 apsien luka sedang dan 4 orang luka berat. Sementara untuk tujuh korban meninggal dunia sudah dilakukan pemulasaraan oleh rumah sakit.

Untuk korban luka ringan hanya menjalani rawat jalan. Beberapa juga sudah dibawa pulang keluarganya ke Sukoharjo Jawa Tengah. Sementara untuk luka sedang dan berat masih menjalani perawatan intensif di RSUD Panembahan Senopati.

"Perawatan di rumah sakit dan akan dipindahkan ruang rawat intensif karena cidera kepala berat. Ada yang proses rujukan karena di RSUD ruang rawatnya kurang. Akan carikan di rumah sakit lain," katanya.

Untuk korban meninggal dunia di RSUD Panembahan Senopati diantaranya Sri Wahyudi, Iswanti, Sumitro, Sumarno, Afiyana, Sarsini dan Sugiyono. Seluruhnya berasal dari Mranggen, Polokerto, Sukoharjo Jawa Tengah.

Sementara itu meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Bantul diantaranya Ferianto selaku supir, Sella, Puji, Refan dan Larmin. Seluruh korban berasal dari Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo kecuali Ferianto berasal dari Kadipiro Surakarta Jawa Tengah.

"Untuk supir bus meninggal dunia sebelum tindakan medis di ruang IGD," ujar Manager Humas PKU Muhammadiyah Bantul Wahyu Priyono.

Dalam kecelakaan ini, pihaknya 16 korban. Sebanyak 10 korban masih menjalani perawatan intensif. Kondisinya mayoritas mengalami cidera kepala ringan hingga berat.

"Satu pasien rawat jalan atau pulang karena kondisi tidak perlu perawatan, lalu 5 meninggal dunia," katanya. (Dwi) Editor : Editor News
#Kecelakaan maut Bukit Bego #RSUD Panembahan Senopati #kecelakaan maut hutan pinus #RS PKU Muhammadiyah Bantul #PO Gandos Abadi