Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Prasmanan Diganti Model Piring Terbang

Editor Content • Selasa, 23 Juni 2020 | 17:00 WIB
SAMBUT TAMU: Dispar DIJ, Dinkes, Dispar Bantul, BPBD, dan Asosiasi Industri Pariwisata Bantul menggelar simulasi di Rumah Makan Numani, (22/6). ( MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA )
SAMBUT TAMU: Dispar DIJ, Dinkes, Dispar Bantul, BPBD, dan Asosiasi Industri Pariwisata Bantul menggelar simulasi di Rumah Makan Numani, (22/6). ( MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA )
RADAR JOGJA – Menyongsong pemberlakuan new normal, Dinas Pariwisata (Dispar) DIJ menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Rumah Makan Numani, Senin (22/6). Kegiatan itu untuk mengetahui kesiapan rumah makan menghadapi tamu di tengah pandemi korona. Ini dilakukan agar semua  tetap merasa aman dan nyaman.

Simulasi dimulai dari tamu masuk dengan menerapkan protokol kesehatan. Setiap tamu wajib mengenakan masker dan mencuci tangan. Kemudian petugas mengukur suhu badan menggunakan thermo gun. Petugas mengenakan sarung tangan, masker, dan face shield. "Sejauh ini, cukup siap. Tadi ada beberapa evaluasi,  pengelola siap menyediakan," kata Kepala Bidang Industri Pariwisata Dispar DIJ Rose Sutikno.

Dikatakan, pengelola siap menyediakan tempat sampah model injakan. Sehingga tak perlu buka tutup saat membuang sampah. Untuk musala diminta agar tak menggelar tikar dan saat beribadah wajib mengenakan masker.

"Prasmanan ditiadakan untuk mencegah kerumunan," ungkap Rose. Penyajian dengan cara tersebut digantikan dengan model “piring terbang”. Artinya, makanan diberikan langsung masing-masing tamu di piring.

Menurutnya, kondisi saat ini kebersihan  dan keamanan physical distancing menjadi hal utama. Beberapa hal yang perlu diterapkan lagi yakni saat pembayaran. Pembayaran menggunakan sistem non tunai. Via transfer atau payment. "Tidak dianjurkan bayar tunai," katanya.

 

Dia berharap, simulasi SOP ini dapat dilaksanakan berkelanjutan. Dispar akan terus melakukan pantauan. Hingga tahapan berikutnya pihaknya akan melakukan evaluasi. Jangan sampai terjadi penularan covid-19.

 

Owner Rumah Makan Muhammad Nur mengatakan, dari segi SOP protokol kesehatan sudah siap. Hanya saja pihaknya akan mengatur kembali bagaimana prasmanan tetap dilakukan sesuai standar kesehatan. "Kami siapkan dulu SOP yang tertib dan disiplin. Kalau sudah baru berani operasional penuh," katanya.(mel/din) Editor : Editor Content
#pemberlakuan new normal #dinkes #Bantul #BPBD #dispar bantul #Dispar DIJ