Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cabai Rawit Tembus Rp 60 Ribu

Editor Content • Kamis, 9 Januari 2020 | 16:01 WIB
Memasuki musim penghujan, harga cabai rawit mengalami kenaikan harga yang siginifikan.
Memasuki musim penghujan, harga cabai rawit mengalami kenaikan harga yang siginifikan.
Radar Jogja - Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bantul merangkak naik. Dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kg naik menjadi Rp 60 kg. Kenaikan ini dipicu, kualitas cabai yang mudah busuk karena musim hujan ini.

"Iya, cabai naik dua hari ini," ungkap pedagang sayur asal Bangunharjo, Sewon, Sutini, kemarin (8/1). Kendati begitu, pasokan cabai masih terpenuhi. Karena pedagang belum kesulitan mendapatkan cabai.

 

Dia mengatakan, naiknya harga cabai di musim penghujan merupakan hal yang biasa. Menurutnya, kenaikan itu juga terjadi di kalangan petani. Karena, musim hujan cabai riskan terkena penyakit. Sehingga mudah busuk. "Suhu lembab juga menyebabkan cabai mudah busuk," tuturnya.

Kasi Distribusi dan Harga Kebutuhan Pokok Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul Z N Handayani mengatakan, hasil pantauan rata-rata harga komoditas kebutuhan pokok mengalami kenaikan mulai minggu pertama Januari. Selain cabai rawit, kenaikan lainnya yakni, cabai merah keriting dan bawang putih.

Cabai merah keriting mengalami kenaikan dari Rp 30 ribu menjadi Rp 42 ribu per kilogram. Bawang putih dari Rp 30 ribu menjadi Rp 32 ribu. Sedangkan yang mengalami penurunan adalah telor ayam dan bawang merah.”Telor dari Rp 24 ribu menjadi Rp 22 ribu,’’kata Handayani itu. Meskipun begitu, stok masih aman. (mel/din) Editor : Editor Content
#Z N Handayani #Kasi Distribusi dan Harga Kebutuhan Pokok Dinas Perdagangan #cabe