AHMAD RIYADI/RADAR JOGJA
SIGAP: Anggota Satlantas Polres Bantul menyeleksi calon pelajar Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di SMPN 1 Unggulan Bantul beberapa waktu lalu.
BANTUL – Berbagai upaya te-rus dilakukan Satlantas Polres Bantul dalam mengurangi ang-ka kecelakaan di wilayahnya. Salah satunya dengan memben-tuk satuan pelajar Patroli Kea-manan Sekolah (PKS) di SMPN 1 Unggulan Bantul. Rencananya, satuan ini akan dibentuk di semua sekolah, mu-lai tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA di Kabupaten Bantul. “Pembentukan satuan pelajar PKS dilakukan secara bertahap. Saat ini kami prioritaskan seko-lah yang berada di Kecamatan Bantul dan kota kecamatan,” kata Kasat Lantas Polres Bantul AKP Supriyanto.Nantinya, para pelajar yang ditunjuk sebagai petugas PKS akan mengatur arus lalu lintas di pintu gerbang masuk dan keluar sekolah setempat. Se-hingga, situasi arus lintas di sekitar sekolah akan terkendali, aman, dan nyaman bagi para pengguna jalan. “Pelajar PKS akan mengatur lalu lintas pada pagi dan siang ketika para siswa akan pulang sekolah,” tambah Supri, panggilan akrab Supri-yanto.Selain mengatur lalu lintas, pelajar PKS akan memberikan edukasi tentang bagaimana ber-kendaraan yang baik, aman, dan benar sesuai aturan yang ber-laku. Sebab, masih banyak ka-langan pelajar yang tidak disiplin ketika berkendara di jalan raya.Misalnya, saat berkendara di jalan raya para pelajar sering melanggar marka, menerobos lampu merah, boncengan tiga orang, dan tidak mengenakan helm. Yang paling dominan adalah menggunakan telepon seluler ketika sedang mengemudi dan ngebut. “Pelajar yang belum miliki SIM dilarang mengemudikan sepeda motor atau mobil. Jika pengemudi ketahuan tidak dapat menujukkan SIM akan dikenai saksi tilang/pidana,” papar Supriyantoro. (mar/din/ong)

Aman di Jalan