RADAR JOGJA – Beras medium bantuan sosial (bansos) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) mulai didistribusikan hari pertama Rabu (16/9). Ada 11.619 KPM PKH yang akan dapat bansos beras medium ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat mengatakan pendistribusian ada yang melalui kecamatan dan kelurahan. Distribusi beras dilakukan penjadwalan untuk mengurangi potensi kerumunaan dan gerombol dimasa pandemi Covid-19. “Hari ini seluruh wilayah di kota sudah mulai. Prinsip kami mendekatkan yang paling dekat dengan keluarga penerima manfaat,” katanya kemarin.

DIDISTRIBUSIKAN : Beras medium bantuan sosial (bansos) mulai disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) yang terdampak Covid-19.( WINDA ATIKA IRA PUSPITA/RADAR JOGJA)

Agus menjelaskan distribusi bansos beras medium tahap pertama ditargetkan selesai dalam sepuluh hari. Masing-masing KPM memperoleh 45 kilogram yang diberikan dalam dua tahap. Tahap pertama ini yang didistribusikan untuk jatah pada Agustus dan September sebanyak 30 kilogram. Sedangkan tahap dua di bulan Oktober sebanyak 15 kilogram. “Untuk bisa mencairkan bantuan harus menunjukkan kartu PKH. By name by address kami sudah ada. Pendamping PKH akan mengarahkan,” ujarnya.

Tujuan utama dari bansos beras ini untuk memenuhi kebutuhan dasar KPM PKH agar bisa dikonsumsi. Sedangkan, untuk bantuan sebesar Rp 500 ribu untuk penerima bantuan sembako langsung ditransfer kerening masing-masing penerima. “Itu akan langsung masuk ke rekening lewat Bank Jimbara,” imbuhnya.

Salah satu KPM PKH, Budiyatmi mengatakan bantuan beras ini sangat membantu mencukupi kebutuhan dasarnya di dalam keluarga. Apalagi, ia  terkena dampak selama pandemi Covid-19. Suaminya tidak bekerja karena sakit-sakitan dan anaknya terkena PHK dari perusahaan di Surabaya yang saat ini beralih profesi sebagai ojek online. “Beras medium wes alhamdulillah sangat membantu, terima kasih,” katanya (wia/bah)