RADAR JOGJA – Skuad PSIM Jogja akan diberikan ekstra latihan jelang restart Liga 2 akan digulirkan pada 17 Oktober mendatang. Disiapkan latihan hingga tiga kali dalam sehari.

Pelatih fisik PSIM Jogja Asep Ardiansyah menyebut, tim pelatih telah menyiapkan progam training tambahan untuk melihat segala kekurangan tim jelang kick off. Nantinya dalam sepekan TA Musafri cs akan diberikan ekstra training sebanyak dua hingga tiga kali. “Ya, kami akan programkan ekstra training, teknisnya nanti akan kami pilah-pilah mana pemain yang kurang bagus di speed, kemudian power, strength, dan aspek lainnya,” bebernya Selasa  (15/9).

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa ekstra training dilakukan untuk menyamaratakan kondisi, teknik, serta taktik. Terlebih, nantinya jeda antar pertandingan berjalan cukup singkat. “Mungkin per tim akan bertanding tiap tiga hari. Apalagi waktu kami latihan juga kurang lebih satu bulan, sehingga kami butuh pemain inti dan cadangan yang kualitasnya merata, tidak timpang,” kata eks pelatih fisik PSS Sleman itu.

Dikatakan, adanya lapangan futsal di sisi timur mess PSIM menjadi keuntungan tim dalam berlatih. Sehingga, ketika saat di mess para pemain tetap bisa berlatih sendiri. Ya, sejak awal bulan ini skuad PSIM digembleng latihan di dua lokasi berbeda, yaitu Lapangan Tamanan, Bantul dan Stadion Mandala Krida. Materi latihan pun sudah mulai memasuki taktik, itu setelah sebelumnya difokuskan pada pengembalian kondisi fisik pemain.

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara mengatakan bahwa secara umum kondisi fisik para pemain cukup menunjukkan progres positif. Artinya progres tersebut sudah mulai terlihat dan meningkat. Hal itu pun terlihat dalam simulasi game maupun sesi latihan. “Tapi ini kan masih proses dan secara teknis juga. Kami coba disitu, untuk taktik dan strategi kan sambil berjalan,” ujarnya.  (ard/pra)