RADAR JOGJA – Pemerintah masih berupaya mengendalikan penyebaran Covid-19. Masyarakat, terutama perantau diminta menunda mudik agar virus korona segera terkendali.

“Jangan (mudik) kemudian konsisi seperti ini dari zona merah datang ke Gunungkidul,” kata Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi disela apel pengendalian, pengawasan, protokol kesehatan di halaman Pemkab Gunungkidul Selasa (15/9).

Dia mengungkapkan, warga di zona merah cukup berisiko. Terlebih sebagian kasus positif Covid-19 di kabupaten berjuluk Handayani  berasal dari riwayat seseorang dalam perjalanan. Walau begitu, Immawan mengingatkan kepada masyarakat lokal supaya tidak mengusir pemudik.”Pemudik terlanjur datang langsung melapor kalurahan setempat, agar didata dimasukkan dalam Sistem Informasi Desa (SID). Jangan atas kepentingan yang kecil mengorbankan kepentingan bersama,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini sudah ada payung hukum berupa Perbub nomor 68/2020 tenang Adaptasi Kebiasaan Baru Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19. Sosialisasi melibatkan TNI, Polri, Satpol PP dan Organisasasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Pelibatan aparat dilakukan agar masyarakat disiplin terhadap protokol kesehatan saat keluar rumah,” tegasnya.

Jika hanya sosialiasasi biasa masyarakat jenuh dan mulai abai dalam protokol kesehatan. Protokol kesehatan  penting karena menyangkut sosial ekonomi masyarakat. Misalnya pada penerapan  dalam acara atau hajatan harus ada komitmen menjaga protokol kesehatan. “Untuk di lapangan (sosialiasasi) terserah tapi jangan terlalu keras,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator lapangan tim gabungan Sugito mengatakan, sebanyak 40 petugas gabungan diterjunkan melakukan sosialiasi. Sasarannya masyarakat tak menggunakan masker dimuka umum.

“Sanksi tidak menggunakan masker seperti bela negara dan sanksi sosial. Penekannya  masyarakat harus menggunakan masker saat keluar rumah, selain untuk melindungi diri sendiri, juga melindungi orang lain,” kata Sugito.

Dari pengamatan di Titik 0 Km Kawasan Pemkab Gunungkidul, puluhan pengendara terjaring razia tidak menggunakan masker. Mereka diwajibkan menandatangani surat pernyataan menggunakan masker saat keluar rumah. Dalam kesempatan itu juga dibagikan masker gratis. (gun/bah)