RADAR JOGJA – Kesempatan untuk paslon yang akan maju di Pilkada Purworejo 2020. Hasil survei LSI, masih ada 31 persen pemilih yang belum menentukan calon yang akan dicoblos. Meski hasil survei juga menunjukkan, baru 38 persen pemilih yang mengetahui paslon.

Hal itu  mengemuka dari hasil survey yang dilakukan Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Jawa Tengah saat penyampaian hasil survei Pilkada Purworejo 2020 yang diadakan di Kohi Kafe, Kutoarjo, Selasa (15/9). Juru Bicara LSI Jawa Tengah, Trisna Dinata mengungkapkan pelaksanaan survei sendiri dilakukan selama seminggu mulai 5-11 September 2020. Tercatat ada 3.200 responden dari 16 kecamatan di Purworejo yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Metode yang kami gunakan adalah metode dialog kooperatif dengan random system yang mencakup warga baik di perkumpulan, pasar, tempat keramaian, rumah warga, pertanian ataupun sektor birokrasi dan lainnya,” kata Trisna didampingi koordinator survey, Puja.

Saat ini ada tiga bakal pasangan calon (paslon) yang akan berlaga yakni Kuswanto-Kusnomo, Agustinus Susanto-Rahmat Kabuli Jarwinto dan petahana Agus Bastian-Yuli Hastuti. Hail survei, dari sisi pengenalan terhadap Bupati saat ini, masyarakat yang sudah mengenal sebanyak 38 persen, yang tidak mengenal sebanyak 40 persen. Sementara yang tidak tahu sebanyak 21 persen.”Hasil survei kami juga menunjukkan yang belum menentukan pilihan masih ada 31 persen,” imbuh Trisna.

Trisna menjelaskan, faktor yang mempengaruhi kenaikan salah satu paslon, Trisna menyebut karena adanya dukungan dari tokoh masyarakat agama yang terpandang. Tokoh ini memberikan pengaruh langsung ke masyarakat dengan jamaahnya. “Faktor lain karena kesantunan personal paslon dalam berpolitik,” katanya.

Terkait masih tingginya responden yang tidak memberikan pilihannya, hal itu dipicu beberapa sebab. Salah satunya belum meratanya sosilisasi dari KPU ke wilayah. Selain itu juga timses dari tiap-tiap paslon belum melakukan sosialisasi. “Menariknya juga karena minat masyarakat perpolitikan saat ini masih kurang karena mereka lebih terfokus pada pemulihan ekonomi,” kata Trisna.

Koordinator survei, Puja menambahkan jika dukungan kepada paslon yang disajikan pihaknya memang masih data awal. Kedepan masih akan sangat fleksibel untuk berubah dan bergerak. “Tinggal bagaimana tim sukses menyikapi data yang ada ini,” kata Puja. (udi/pra)