RADAR JOGJA – Pemilihan kepala desa (Pilkades) Purworejo yang digelar pada Januari 2020 nanti bakal dijadwal ulang. Hal itu seiring adanya pemilihan kepala daerah (pilkada) Purworejo 2020. Sehingga, pilkades pun terkena imbas.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Purworejo, Agus Ari Setiyadi mengungkapkan, pelaksanaan pilkades akan diselenggarakan Mei 2020. Dan tahapannya akan dimulai pada Desember 2020. ”Pilkades serentak akan digelar di 43 desa,” kata Agus, Senin (14/9).

Akhir masa jabatan (AMJ) para kades di ke-43 desa itu bervariasi. Mulai dari tahun 2019 hingga awal 2021. ”Jadi memang penjadwalan ulang pilkades ini karena adanya tahapan Pilkada seiring munculnya Covid-19,” imbuh Agus.

Dia menyebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sendiri juga mengeluarkan instruksi resmi perihal penundaan pelaksanaan pilkades serentak. Demikian halnya dengan pelaksanaan pilkades antar waktu, dimana surat itu ditujukan kepada bupati. Khusus di Purworejo, ada wilayah yang sebenarnya akan menggelar pilkades antar waktu. Yakni di desa Kebon Gunung Kecamatan Loano. Rencana awal, kegiatan itu digelar pada 3 September lalu. ”Pelaksanaan pilkades antar waktu ini akan digelar setelah Pilkada Purworejo,” katanya.

Lebih jauh Agus menyebut jika desa-desa yang kadesnya telah mengakhiri masa tugasnya, jabatan pilkades dijabat oleh pelaksana tugas. Plt yang ditempatkan sendiri merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang diberikan tugas tambahan. (udi/bah)