RADAR JOGJA – Satu kasus baru terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) muncul di Malioboro. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Pemkot Jogja, sosok ini adalah pedagang. Upaya tracing dan tracking langsung dilakukan atas temuan kasus baru ini.

Di satu sisi temuan kasus ini belum tentu berhubungan dengan kasus awal. Sebelumnya ada pedagang di zona 3 yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan telah meninggal dunia. Sementara untuk akumulasi kasus mencapai 10 kasus.

“Saat ini sedang ditracing darimana terpaparnya, serta kontak eratnya. Apakah ada kontak erat dengan pedagang tas dan dompet (kasus awal) atau kontak dengan lainnya. Info masuk dari posko DIY (Satgas Covid-19 DIJ) siang ini,” jelas Ketua Satgas Covid-19 Pemkot Jogja Heroe Poerwadi melalui sambungan telepon, Selasa malam (15/9).

Pihaknya masih melakukan tracing asal muasal kasus. Termasuk adanya kemungkinan kontak dengan salah satu pasien kasus awal. Heroe tak ingin terburu-buru dalam mengumumkan profil kasus.

Walau begitu, Wakil Wali Kota Jogja ini memastikan lapak pedagang jauh dari kasus awal. Artinya sosok pasien ini belum tentu berjualan di zona 3 Malioboro. Upaya tracing dilakukan secara mendetil untuk penyebab maupun kaitan dengan kasus awal.

Upaya tracing dan tracking kasus menjadi fokus utama. Tujuannya untuk mengetahui kontak erat pasien. Sehingga bisa didapatkan temuan kasus secara mendalam.

“Makanya perlu ditelusuri dahulu. Kalau zonanya belum tahu pastinya, tapi (lapak) tidak dekat (dengan kasus lama). Belum bisa dibilang terkait atau tidak, sebab ini masih ditracing besok (16/9),” katanya.

Penambahan ini membuat sebaran kasus di Malioboro bertambah. Sebelumnya ada 10 kasus yang muncul pasca tracing. Terbaru adalah penambahan enam kasus (14/9).

Upaya tracing terhadap kasus awal Malioboro masih berlanjut. Tak hanya menyasar pedagang tapi juga keluarga dan lingkungan interaksi. Harapannya agar mampu meminimalisir persebaran kasus.

“Ini masih lanjut tracing. Disamping kontak erat juga dengan sampel swab. Saat ini ada 11 positif totalnya dengan pedagang awal,” ujarnya.

Langkah preventif telah dilakukan secara simultan. Mulai dari disinfeksi hingga pengawasan Protokol Covid-19. Berupa pendataan pengunjung hingga penerapan protokol Covid-19 di seluruh sudut Malioboro.

“Dan hari ini tadi kan Selasa Kliwon, warga PKL Maliobiro bersih-bersih seluruh kawasan seperti biasanya,” katanya. (dwi/tif)