RADAR JOGJA – Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Sleman masih ada yang belum lengkap berkas persyaratan pencalonannya. Beberapa dokumen perlu diperbaiki dan masih ditunggu kelengkapannya oleh KPU.

Rapat pleno terbuka dalam agenda pemberitahuan hasil verifikasi syarat bakal pasangan calon Bupati dan Wkil Bupati Sleman dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman Senin  (14/9). Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi menjelaskan, ada beberapa dokumen yang perlu dilakukan perbaikan oleh Bapaslon.

Salah satunya adalah formulir BP1 dan BP2. Menurutnya, penyesuaian untuk perbaikan tida akan membutuhkan waktu yang lama. “Tinggal mencoret saja, misalnya dia sebagai bupati maka harus mencoret tulisan wakil bupati,” jelas Trapsi.

Trapsi menambahkan, dokumen lain yang harus diperbaiki adalah terkait dengan tim kampanye. Format harus disesuaikan dengan PKPU 3 Tahun 2007. Selain itu, Surat Pemberirahuan Tahunan (SPT) yang disampaikan belum mencapai lima tahun. Serta, perlu adanya penyesuaian adalah kesesuaian alamat tinggal dengan alamat dalam kartu tanda penduduk elektronik (KTP el). “Saya kira itu bukan permasalahan dan itu bisa disesuaikan,” tambahnya.

Dengan adanya hal tersebut, KPU Sleman memberikan waktu untuk melakukan penyesuaian selama tiga hari. Yang mana penyerahan dokumen perbaiakn dilaksanakan pada Senin (14/9) hingga Rabu (16/9). Trapsi berharap, bapaslon, parpol, dan tim kampanye bisa menyesuaikan dengan tahapan yang ditetapkan. Sehingga proses perbaikan berjalan lancar dan bisa ditetapkan sesuai jadwal pada 23 September mendatang.

Selain itu, dalam rapat pleno terbuka tersebut, keabsahan dokumen persyaratan calon dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2020 yang juga disampaikan adalah terkait hasil pemeriksaan kesehatan. Baik jasmani, rohani, hingga bebas penyalahgunaan narkotika.

Dalam rapat pleno tersebut disampaikan, tiga bapaslon dalam kondisi sehat jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Sebelumnya, hasil pemeriksaan telah disampaikan oleh pihak RSUP dr Sardjito kepada KPU Sleman pada Sabtu (12/9). (eno/pra)