RADAR JOGJA – Ketersedian tempat cuci tangan di tengah pandemi Covid-19 di sejumlah objek wisata sangat dibutuhkan. Namun, tampaknya akses wastafel untuk warga dan wisatawan belum maksimal. Misalnya saja di kawasan Tugu Pal Putih.

Di sana, tampungan air untuk wastafel kosong, termasuk dengan sabun yang harusnya diisi ulang.  Menurut salah satu PKL di seputaran Tugu, Dudi Mugiharjo, kondisi air dan sabun di wastafel yang tersedia memang kosong.

”Sudah kosong cukup lama, bahkan kran wastafel sempet copot dan hilang. Oleh para PKL di sini dibenerin secara mandiri. Berharap bisa segera diisi biar bisa digunakan warga, PKL, maupun wisatawan yang datang ke Tugu,” harapnya.

Dia beharap, sarana dan prasarana cuci tangan di kawasan ikon Kota Jogja ini bisa segera dibenahi.  Dengan begitu, membuat nyaman dan mencegah penyebaran klaster baru di Kota Jogja. (sky/ila)