RADAR JOGJA – Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kabar ini berawal dari beredarnya pesan berantai bahwa Dirut RS PKU Gamping Ahmad Faesol dirawat di RSUP Sardjito karena Covid-19.

Humas RS PKU Gamping Hepy Setyo Dewanto membenarkan informasi tersebut, Dirut dinyatakan positif Covid-19 sejak 12 September. Selanjutnya menjalani rawat inap isolasi di RSUP Sardjito. Terkait kondisi kesehatan terkini, Hepy mengatakan mulai membaik. Bahkan bisa berkomunikasi dan interaksi secara normal. 

“Benar beliau dokter Faesol positif Covid-19. Hasil pemeriksaan per tanggal 12 September dan langsung dirawat di RSUP Sardjito. Kondisi beliau semakin membaik,” jelasnya dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (14/9).

Tak hanya Faesol yang dinyatakan positif Covid-19. Tercatat ada sembilan karyawan kesehatan (karkes) lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Seluruhnya merupakan hasil pemetaan internal oleh manajemen rumah sakit.

RS PKU Muhammadiyah Gamping, lanjutnya, secara rutin mengadakan pemetaan bagi semua tenaga kesehatan. Upaya ini sebagai bagian dari mitigasi dan menjalankan protokol selama pandemi Covid-19. 

“Tenaga kesehatan yang telah discreening lebih dari 75 persen. Tujuan dari screening ini adalah untuk melindungi pasien, pengunjung dan keluarga besar RS PKU Muhammadiyah Gamping,” katanya.

Untuk menjaga keselamatan pasien, manajemen rumah sakit memiliki tindakan khusus. Berupa pengetatan protokol kesehatan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Selanjutnya general cleaning secara rutin di seluruh area rumah sakit.

Dekontaminasi berlangsung secara simultan. Tak hanya di ruangan bangsal perawatan pasien tapi menyeluruh. Tujuannya untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19 di area rumah sakit.

“Tenaga kesehatan yang pernah dinyatakan positif dan harus menjalani isolasi lebih dari 67 persen diantaranya telah sembuh. Saat ini masih ada yang rawat isolasi, termasuk dokter Faesol,” ujarnya. (dwi/tif)