RADAR JOGJA – PON Papua tahun depan menjadi PON ke empat Bambang Sujatmoko. Sedangkan bagi Nur Ikhsan akan menjadi yang ketiga. Hanya saja, dalam beberapa kali PON yang diikuti, keduanya belum mampu mempersembahkan medali untuk DIJ. Sehingga, di gelaran multi event empat tahunan itu bakal menjadi ajang pembuktian bagi keduanya. Dengan persiapan yang sudah digelar, tim binaraga sangat optimistis meraih hasil terbaik.

Bambang mengatakan di PON Papua nanti merupakan kesempatan bagus untuk membawa pulang emas. Dia pun berjanji akan berusaha lebih maksimal lagi. “Kalau target pasti emas, pinginnya orang pasti emas. Insya Allah bisa, tapi ya lihat keadaannya bagaimana kalau direstui dan siap ya pasti semoga medali lah,” kata atlet 47 tahun itu.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, dalam edisi PON kali ini persaingan bakal berjalan cukup ketat. Apalagi dia akan turun di kelas yang belum pernah dia mainkan di ajang PON. “Makanya untuk daerah mana saya tidak bisa bilang yang kuat karena PON nanti saya sudah naik kelas. Kemarin kan main di 60 kg terus,” ucap Bambang.

Yang jelas dia menegaskan, tim binaraga bakal berjuang keras untuk target yang dibidik. “Pra-PON saya selalu dapat perak dan perunggu. Makanya ini saya harus dapat medali di PON,” tandasnya.

Senada dengan Bambang, Nur Ikhsan juga mengaku akan berusaha semaksimal mungkin demi target yang dicanangkan. Apalagi, saat ini tim binaraga juga terus menjalani latihan intensif.

“Secara keseluruhan persiapan latihan bagus ya, tapi nutirisi suplemen dan lain-lain untuk penunjang latihan memang saya stop dulu, karena situasinya baru susah,” katanya. (ard/laz)