RADAR JOGJA – PSIM Jogja terus fokus mematangkan persiapan jelang kick off Liga 2, 17 Oktober mendatang. Sejak pekan lalu skuad PSIM digembleng latihan untuk mengembalikan fisik pemain pascadiliburkan sejak Maret lalu.

Dalam sesi latihan yang digelar di Lapangan Tamanan, Bantul, Rabu pagi (9/9), tim pelatih memberikan porsi latihan defense kepada TA Musafri cs. Latihan yang berlangsung selama dua jam itu diikuti sebanyak 25 pemain. Termasuk Hendika Arga Permana yang sebelumnya sudah bergabung latihan.

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara menjelaskan latihan bertahan merupakan bagian taktikal yang saat ini mulai menjadi fokus tim pelatih. Jika pekan lalu latihan hanya berfokus pada aktivasi, kondisi, dan sentuhan bola pemain. Mulai pekan ini latihan akan memasuki ke program. “Namun tetap ada fisiknya juga yang kami ambil dari strength. Jadi ini yang terus kami benahi untuk mengembalikan performa anak-anak,” ujarnya.

Disisi lain, pelatih berlisensi AFC Pro itu mengungkapkan keinginannya untuk menggelar uji tanding internal. Sebelumnya, perihal uji tanding memang sudah dikomunikasikan dengan manajemen Laskar Mataram. “Opsi uji tanding secara internal bisa jadi pilihan kalau nanti kami tidak mendapat lawan yang selevel,” ucap Seto.

Yang jelas PSIM ingin menggelar uji coba dengan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, cukup riskan menggelar uji coba di tengah pandemi seperti saat ini. “Bisa juga antisipasi dengan internal game. Tapi tetap kami lihat perkembangan dengan manajemen,” tandasnya. (ard/bah)