RADAR JOGJA – Sejumlah pekerjaan fisik yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja dipastikan bisa dijalankan dalam waktu dekat. Seiring telah dilakukan tanda tangan kontrak dengan pihak ketiga selaku pemenang lelang.

Kepala DPUPKP Kota Jogja, Hari Setyawacana mengatakan ada empat pekerjaan fisik di kota Jogja yang ditangani dimasa pandemi Covid-19 ini. Beberapa diantaranya dipastikan bisa dijalankan pekan depan. ”Semuanya sudah ada pemenangnya,” jelasnya.

( ELANG KHARISMA / RADAR JOGJA )

Dikatakan, untuk proyek di Jalan Jenderal Sudirman, masih dalam proses sanggah. Sementara yang ada di kawasan Tugu Jogja, tidak ada sanggah. ”Semoga minggu ini sudah bisa kontrak,” katanya.

Keempat pekerjaan fisik tersebut diantaranya pembangunan saluran air hujan (SAH) di Jalan Kemasan, revitalisasi pedestrian Jalan Jenderal Sudirman tahap II, penataan kawasan Tugu, dan revitalisasi trotoar Jalan KH Ahmad Dahlan. Sementara untuk revitalisasi trotoar Jalan KH Ahmad Dahlan sudah berhasil tanda tangan kontrak dengan pihak ketiga. Begitu juga pembangunan SAH di Jalan Kemasan Kotagede. “Jadi kedua proyek itu pekerjaan fisiknya sudah bisa dimulai pekan depan,” ujarnya.

Meski demikian, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan cukup terbatas. Seperti pembangunan SAH Jalan Kemasan hanya 90 hari, pedestrian Jalan Jenderal Sudirman 95 hari serta trotoar Jalan KH Ahmad Dahlan 100 hari. “Ini karena kepastian untuk bisa melanjutkan proyek itu di tengah pandemi baru kami dapatkan beberapa bulan lalu,” jelasnya.

( ELANG KHARISMA / RADAR JOGJA )

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPKP Kota Jogja, Aki Lukman Nur Hakim menambahkan, pembangunan SAH Jalan Kemasan akan dilakukan dengan menutup penuh ruas jalan tersebut dari aktivitas kendaraan. Dia sudah menjadwalkan sosialisasi kepada warga sekitar pada Kamis (10/9). Ada dua kelurahan di sana yang akan diberikan sosialisasi karena harus menutup jalan. “Setelah sosialisasi, maka pertengahan bulan ini sudah bisa dikerjakan,” tambahnya. (wia/bah)