RADAR JOGJA – PSS Sleman bersiap memulai petualangannya dalam lanjutan Liga 1 2020, Oktober mendatang. Ya, sebagai persiapan sejak akhir bulan Agustus lalu, skuad Super Elja digembleng latihan di Lapangan Yogyakarta International School (YIS).

Sebelumnya, Bagus Nirwanto cs juga telah menjalani serangkaian tes fisik. Pelatih fisik PSS Danang Suryadi menyebut hasil tes menunjukkan bahwa penggawa PSS dalam kondisi baik. “Dari hasil tes fisik semua pemain PSS siap untuk menjalani kompetisi, walaupun dengan jadwal yang padat,” kata Danang Minggu (6/9).

Dalam restart Liga 1, PSS bakal melakoni partai kandang kontra Persebaya Surabaya di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) pada 1 Oktober nanti. Nantinya, selama Oktober tim kebanggaan warga Sleman ini akan bermain sebanyak enam kali. Dengan rincian, dua laga kandang dan empat partai tandang.

Manajer PSS Danilo Fernando berujar, manajemen PSS tak mempermasalahkan jadwal yang baru saja dirilis PT LIB itu. Dia mengatakan PSS siap untuk berkompetisi. “Intinya kami nggak masalah jadwalnya, tinggal tugas tim pelatih untuk mengatur porsi latihan. Kalau sudah ada perhitungan tentu tidak perlu khawatir. Yang penting bisa jaga internal tim,” ujarnya.

Di partai pembuka melawan Bajul Ijo -julukan Persebaya- Danilo berpesan agar skuad PSS tak overconfidence. Sebab, menurutnya, tim besutan Aji Santoso itu merupakan salah satu tim kuat di kompetisi Liga 1 musim ini. “Di situ kami harus antisipasi karena partai cukup berat. Kita harus berusaha, selama berusaha hasil apapun nanti akan kita terima, yang penting saat laga semua berusaha dan dapat ambil poin penuh,” tandasnya.

Selain itu, eks pemain Persik Kediri itu juga meminta para pemain untuk berusaha lebih keras. Apalagi, untuk mengembalikan performa terbaik tim hanya memiliki waktu recovery yang cukup singkat. “Saat liga berlanjut lagi kami minimal sudah dalam kondisi prima 80 persen lah,” ucap Danilo.

Ia menegaskan, tidak ada alasan bagi pemain untuk tidak berjuang secara maksimal. Sebab, manajemen PSS sudah memberikan kesepakatan renegosiasi kontrak yang terbaik kepada pemain. Bahkan, manajemen berjanji akan memberikan bonus yang lebih besar apabila berhasil memenangkan setiap laga. “Kami juga mencoba memfasilitasi kebutuhan di mess maupun di lapangan pada saat latihan, supaya program tim berjalan lancar dan persiapan lebih matang,” terangnya.

Di sisi lain, Laskar Sembada masih menunggu kehadiran Pelatih PSS Dejan Antonic. Saat ini pelatih asal Serbia itu masih berada di Hongkong untuk mengurus perizinan kembali ke Indonesia. Karena itu, hingga kini PSS belum berniat untuk menggelar agenda uji coba.

“Untuk uji coba kami menunggu kedatangan dan arahan dari pelatih kepala. Karena wewenang program persiapan tim ada pada beliau,” imbuh Danang. Adapun sejumlah nama yang masih belum bergabung dalam sesi latihan PSS yakni Irfan Bachdim, Aaron Evans, dan Asisten Pelatih Mladen Dodic Doda. (ard/laz)