RADAR JOGJA – Kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Gunungkidul bertambah. Terbaru, selang sehari dinyatakan terinfeksi virus korona, seorang warga Kapanewon Wonosari menghembuskan napas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, warga meninggal positif Covid-19 itu berjenis kelamin laki-laki berusia 30 tahun. Laporan ini membuat jumlah warga Gunungkidul yanbg meninggal dunia karena Covid-19 bertambah menjadi enam kasus.

“Tapi hari ini (kemarin, Red) tak ada tambahan kasus baru,” kata Dewi. Dari hasil penelusuran kesehatan, yang bersangkutan memiliki riwayat gagal ginjal, dan sempat dirawat di rumah sakit di Kota Jogjakarta.

Sehari sebelumnya, pria ini baru dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil pengujian swab di laboratorium. “Asal usul penularan pernah kontak dengan siapa, masih kami telusuri. Kami berkoordinasi dengan pihak rumah sakit di Kota Jogja,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, secara kumulatif tercatat 195 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Gunungkidul. Sebanyak 10 kasus masih dalam perawatan dan 179 kasus dinyatakan sembuh. Spesimen diambil ada 4.399 spesimen, dengan tambahan 40 spesimen baru.

Hasil negatif sampai saat ini mencapai 3.830 spesimen. Sedangkan sebanyak 374 spesimen masih dalam proses, termasuk 40 spesimen tambahan tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, protokol kesehatan penanggulangan Covid-19 harus benar-benar diterapkan demi mencegah penambahan kasus pasien positif virus korona. “Tidak kalah penting kewajiban memakai masker. Untuk pariwisata jika tidak mengenakan masker, tidak diperbolehkan masuk,”  katanya. (gun/laz)