RADAR JOGJA – PSIM Jogja kembali menjalani latihan di Lapangan Tamanan, Bantul kemarin pagi (3/9). Latihan kali ini sudah diikuti oleh sejumlah pemain yang sempat absen pada latihan perdana lalu. Mereka adalah Tegar Pangestu, Sandy Firmansyah, Ahmad Basith, Beny Wahyudi, Slamet Budiono, dan kapten tim Purwaka Yudhi.

Sedangkan tiga pemain yang urung bergabung pada sesi latihan kemarin, di antaranya Dwi Rafi Angga, Risman Maidullah, dan Kurniadi Trisakti.

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara menyebut penambahan pemain, dinilai berdampak baik untuk program latihan tim pada pekan depan. Dia juga berharap persiapan dapat berjalan lancar, baik secara teknis maupun non teknis. “Artinya tidak ada lagi ganjalan dan semua sudah satu visi misi yang sama, harapannya kan seperti itu,” ujar Seto.

Lebih lanjut, pelatih berlisensi AFC Pro itu mengatakan bahwa pekan ini latihan masih berfokus pada pemantauan perkembangan kondisi fisik pemain. Sebab, mereka sudah lebih dari lima bulan hanya menjalani individual training.

Dikatakan, secara keseluruhan kondisi fisik skuad Laskar Mataram -julukan PSIM- masih terjaga. Namun, memang ada beberapa pemain yang mengalami penurunan fisik. Hal itu pun terlihat saat sesi latihan kemarin. “Saya melihatnya secara umum, bukan hanya pemain yang baru datang. Tapi ya secara umum kondisi fisik terjaga tapi menurun, tapi penurunannya masih dalam tahap yang normal tidak terlalu jauh,” ucap eks pelatih PSS Sleman itu.

Disisi lain, tim kebanggaan warga Jogja ini juga berencana menggelar serangkaian uji coba jelang restart Liga 2, 17 Oktober nanti. Seto berharap mendapatkan lawan selevel dari uji coba tersebut. “Tapi untuk uji coba harus melihat izin lebih dulu, apakah bisa melakukan uji coba atau tidak. Ya setidaknya bisa melakukan lima sampai tujuh kali uji coba,” pungkasnya.

Sementara itu, penjaga gawang PSIM Ivan Febrianto mengaku senang bisa kembali berlatih dengan rekannya. Namun, diakui Ivan kondisi fisik para pemain memang belum 100 persen kembali. “Alhamdullilah akhirnya bisa latihan dan bisa melepas rindu di lapangan. Semoga dengan program pelatih secara bertahap kondisi pemain akan kembali pulih,” kata pemain 28 tahun itu. (ard/yog)