RADAR JOGJA – Jelang Pilkada 9 Desember mendatang, Kepolisian Resor Bantul menggelar Gladi Pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul di Lapangan Paseban, Kamis (3/9). Gladi pengamanan ini juga diikuti pasukan TNI dari Kodim 0729/Bantul dan anggota Sat Pol PP Kabupaten Bantul.

Waka Polres Bantul Kompol Noer Alam menyampaikan, gladi pengamanan dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polres Bantul beserta unsur terkait. Sebelum diterjunkan ke lapangan melaksanakan pengamanan, semua perencanaan yang telah dipersiapkan diharapkan dapat berjalan secara optimal.

“Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 terdapat berbagai potensi kerawanan. Perlu perhatian serius kita semua untuk diantisipasi sejak dini, agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan pemilihan,” tuturnya.

Polres Bantul menggelar operasi kepolisian dengan sandi ‘Mantap Praja Progo-2020’. Dilaksanakan selama 110 hari, terhitung mulai 3 September sampai 21 Desember di seluruh wilayah Kabupaten Bantul.

Dalam rangka mendukung hal tersebut, lanjut Kompol Noer, Kapolres Bantul juga memerintahkan kepada seluruh Polsek agar meningkatkan kemampuan personel. Selain itu menyiapkan kelengkapan perorangan yang memadai, dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang terjadi serta kemungkinan terjadinya situasi kontinjensi.

“Lakukan tindakan sesuai dengan tahapan seperti pada waktu latihan gladi Sispamkota maupun pengendalian massa yang sudah kita laksanakan, sehingga seluruh personel Polri benar-benar siap untuk mengamankan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020,” katanya.

Pihaknya berpesan agar seluruh personel polri tetap menjaga netralitas, dengan tidak berpihak kepada kelompok tertentu dalam memberikan pelayanan maupun tindakan kepolisian lainnya.

“Marilah kita jadikan gladi pengamanan ini untuk menyatukan tekad dan komitmen, dalam rangka mengawal dan mengamankan serta mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul tahun 2020. Semoga semua tugas pengabdian yang telah kita laksanakan, menjadi nilai ibadah di hadapan Tuhan yang maha kuasa,” harapnya. (sky/tif)