RADAR JOGJA – Pada saat pendaftaran, bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah dan wakilnya wajib mengantongi surat keterangan bebas Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan hasil swab.

“Menyerahkan lampiran hasil swab test dengan keterangan negatif,” kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani usai peluncuran jingle dan maskot di KPU Gunungkidul, Rabu (2/9).

Waktu pendaftaran ditentukan selama tiga hari mulai  4 September hingga 6 September. Pintu pendaftaran dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Sementara hari terakhir durasi waktu diperpanjang hingga tengah malam atau 24.00 WIB.

Dijelaskan, jika hasil positif, pendaftaran boleh diwakilkan. Apapun hasil dari tes swab tidak berpengaruh terhadap syarat pendaftaran. Itu artinya, jika sudah dinyatakan sembuh atau negatif bisa mengikuti tahapan pilkada. ”Hasil swab tidak menggugurkan pendaftaran bapaslon,” tegasnya.

DIMULAI – Seremonial launcing Jingle dan Maskot di KPU Gunungkidul,  (2/9) ( GUNAWAN/RADAR JOGJA )

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah menyampaikan, partisipasi masyarakat dalam pilkada menjadi hal penting dan krusial. Mereka menjadi penentu masa depankabupaten berjuluk Handayani. Dia berharap maskot dan jingle yang diluncurkan tidak hanya menjadi simbol formalitas belaka, tetapi benar-benar diimplementasikan ke masyarakat sebagai calon pemilih.

“Ini tentunya jadi tanggung jawab kami bersama dan seluruh masyarakat,” kata Badingah.

Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala daerah dua periode ini mengingatkan agar menjaga netralitas. Tetap bekerja dengan baik dalam fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Seperti diketahui, ada empat pasangan yang sudah mendapatkan rekomendasi dari parpol yakni Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi diusung NasDem, Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi yang akan maju melalui PDI Perjuangan.

Pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widianto  yang maju sebagai calon bupati yang diusung PKS, Demokrat dan PAN, Sunaryanta Heri Susanto yang maju sebagai wakil bupati dari Golkar dan PKB.

Sementara calon jalur perseorangan atau independen kemungkinan gagal melaju karena kedua pasangan saat verifikasi kekurangan syarat dukungan. (gun/bah)