RADAR JOGJA – Tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diketuai dr Tesaviani Kusumastiwi Sp KJ menggelar Pelatihan Pendampingan Anak di Era Digital, Senin (09/8) dan Selasa (10/8). Program ini bekerja sama dengan Paguyuban Orangtua Siswa SD Muhammadiyah Karang Tengah Bantul.

Pelatihan diikuti 46 wali siswa secara daring, mengingat kondisi pandemi yang meminimalkan tatap muka dan menghindari kerumunan. Tesaviani menjelaskan, sesi pertama menjelaskan mengenai karakter anak di era digital dan antisipasi berbagai dampak dari penggunaan gadget atau gawai berlebih.

“Dalam pelatihan dijelaskan mengenai rekomendasi kesehatan dalam penggunaan gadget, baik kesehatan secara fisik seperti kesehatan mata, tumbuh kembang anak, gangguan tidur, maupun kesehatan secara mental untuk menghindari kecanduan, agresifitas dan hiperaktifitas,” jelas psikiater PKU Muhammadiyah Gamping ini.

Selain itu terdapat latihan dalam melakukan proteksi situs tertentu, sehingga orang tua bisa memberikan batasan tayangan yang dapat di akses anak.

Sedangkan di sesi kedua pelatihan, fokus pada materi pendampingan anak belajar. Hal ini dilakukan sebagai respon kebutuhan wali mengenai pendampingan belajar anak di masa pandemi.

“Hal ini disebabkan beberapa orang tua merasa kesulitan dalam mendampingi anak dirumah melalui sistem daring,” ungkapnya.

Mulai dari screening gaya belajar anak agar orang tua dapat mengenali gaya belajar apa yang paling sesuai dilakukan pada saat mendampingi anak belajar. Hal ini didukung dengan memanfaatkan media digital ataupun dengan kreatifitas orang tua.

“Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, yakni auditori, visual dan kinestetik. Pelatihan dilanjutkan dengan memberikan latihan cara mengubah bahan belajar dari sekolah menjadi bahan belajar yang lebih sesuai dengan gaya belajar masing-masing anak,” tutur Tesaviani. (*/tif)