RADAR JOGJA – Sepak terjang pasangan suami istri (pasutri) warga Solo yang jualan narkotika jenis sabu ini berakhir. Mereka ditangkap polisi di sebuah hotel di wilayah hukum Kapanewon Semanu, Gunungkidul.
Kasat Narkoba Polres Gunungkidul AKP Dwi Astuti mengatakan, dalam kasus ini telah mengamankan pasangan muda masing-masing berinisial SK dan NS.

Dari tangan keduanya berhasil disita sejumlah barang bukti berupa satu klip plastik kecil berisi sisa serbuk kristal diduga sabu, dan satu buah pipet kaca.
“Barang bukti diduga jenis sabu disembunyikan di dalam buah pisang,” kata Dwi Astuti kepada wartawan di halaman Mapolres Gunungkidul, kemarin (13/8). Dia menjelaskan, kasus ini terbongkar pada 20 Juli 2020 sekitar pukul 04.00.

Sat Narkoba Polres Gunungkidul mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di hotel wilayah Semanu diduga ada penyalahguaan narkoba. “Dan benar setelah dilakukan penggeledahan, di dalam kamar nomor 12 didapati saudara SK dan NS. Keduanya mengakui semua barang bukti,” ujarnya.

Hal ini dikuatkan dari hasil tes urine NS dan SK yang dinyatakan positif. Mereka menjual narkotika diduga jenis sabu lantaran ada pesanan. Barang itu dibeli dari H, asal Surakarta.

Sementara itu, Kasubbag Humas Iptu Enny Widhiastuti mengatakan, polisi saat ini masih melakukan penyelidikan karena ada tersangka inisial H yang status buron. Dikatakan, terbongkarnya kasus ini merupakan hasil dari Operasi Narkoba yang dilaksanakan Satres Narkoba Polres Gunungkidul selama dua pekan. “Operasi itu kami lakukan, persisnya pada 17 hingga 30 Juli,” kata Enny. Inisial SK dan NS merupakan pasangan suami istri, ” ungkapnya. (gun/laz)