RADAR JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) kembali menyerahkan bantuan peralatan cabang olahraga (Cabor) Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) DIJ. Bantuan diberikan kepada cabor judo dan pencak silat di kantor KONI DIJ belum lama ini.

Adapun judo menerima bantuan sebanyak tiga item peralatan. Di antaranya karet judo, tapping (plester) judo kemasan box, dan pakaian Judo Gi Adidas Champion II yang senilai Rp 34 jutaan. “Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik dan sukses prestasi untuk para atlet. Tetap semangat latihan walaupun pandemi Covid-19,” ujar Sekretaris Umum (Sekum) KONI DIJ Agung Nugroho.

Penyerahan bantuan peralatan cabang olahraga (Cabor) Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) DIJ.(ANA R DEWI/RADAR JOGJA

Salah satu atlet Puslatda PON DIJ yang hadir mewakili cabor judo yakni Desi Arwanti, turut berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Dia pun berjanji akan memanfaatkan peralatan tersebut dengan baik. “Sangat membantu tim dalam latihan maupun pertandingan nantinya,” katanya.

Sedangkan, pencak silat menerima bantuan yang meliputi samsak tiger, body protector dan puncing box caraka. Lalu, pelindung kaki dan tangan satria, golok, baju latihan tanding, serta baju latihan tgr caraka, senilai Rp 18 juta.

Pelatih pencak silat Puslatda PON XX DIJ Ambar Setiawan berharap alat-alat baru ini bisa segera dipakai, karena peralatan yang dibeli termasuk alat yang vital. Artinya harus ada untuk setiap sesi latihan. “Sejauh ini latihan masih mandiri, itu pun untuk conditioning, perkuat daya tahan tubuh. Berharap akses untuk latihan bersama segera dibuka,” bebernya. “Target PON dari KONI DIJ satu emas, semoga bisa memberikan yang terbaik,” imbuh Ambar.

Sebagai informasi, pencak silat diperkuat sebanyak 11 atlet dan empat pelatih. Sedangkan judo terdiri dari empat atlet dan dua pelatih.

Selain judo dan pencak silat, sebelumnya bantuan serupa juga telah diserahkan KONI DIJ kepada sejumlah cabor Puslatda PON. Seperti catur, renang lintasan, renang indah, polo air, biliar, rugby, panjat tebing, atletik, bola voli pantai, taekwondo, wushu, dan sepatu roda. Hanya saja, beberapa peralatan dari cabor/subcabor lain belum semuanya dapat dikirimkan. Itu lantaran terkendala proses pengiriman dari luar kota maupun luar negeri akibat pandemi Covid-19. (ard/yog)