RADAR JOGJA – Setelah tragedi tujuh orang tenggelam di Pantai Gua Cemara pekan lalu, Dinas Pariwisata DIJ akan melakukan evaluasi kebutuhan para penjaga di pantai. Kepala Dinas pariwisata DIJ Singgih Raharjo menyatakan mitigasi dan evaluasi akan dilakukan di segala sektor.

“Kami akan melihat bersama teman-teman di kabupaten dan kota, perlu ada yang menjaga di pantai-pantai alternatif itu. Jumlah personel dengan pantai sepanjang itu kurang, apakah perlu penambahan atau tidak nanti akan kami evaluasi kembali,” jelasnya, Selasa (11/8).

Selain itu pihaknya juga akan menambah penanda bahaya bermain di tepi pantai. Namun kesadaran wisatawan paling utama.

“Tentu kedisiplinan bagi wisatawan penting, memang harus kerja sama antara pengelola dengan wisatawan sendiri. Bahwa bermain air di tepi pantai itu membahayakan,” tandasnya. (sky)