RADAR JOGJA – Pencarian korban tragedi Pantai Gua Cemara menemukan titik terang. Salah satu korban atas nama Muhammad Zafir Zakir Alfarizi berhasil ditemukan. Anak berusia 8 tahun ini ditemukan di kawasan Pantai Pandansimo Bantul.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah IV Dwi Rias Pamuji, 32, membenarkan adanya penemuan tersebut. Sayangnya anak pertama pasangan Joko Widodo dan Ulli Nur ini ditemukan tak bernyawa. Jenazah Zakir ditemukan tersangkut jaring nelayan.

“Benar ada penemuan satu jenazah korban atas nama Muhammad Zafir Zakir Alfarizi. Ditemukan jam 19.10 di selatan tambak udang Pandansimo. Kebetulan kami patroli ke muara (sungai) Progo,” jelasnya, Jumat (7/8).

Penemu jenazah adalah Paino, 38. Nelayan asal Sanden Bantul ini tengah menarik jaring. Setibanya di daratan, ada sosok tubuh tersangkut jaring. Saksi pertama ini langsung menghubungi tim SAR Gabungan yang sedang patroli pencarian.

Pasca penemuan, jenasah terlebih dahulu dibawa ke lokasi tenggelam Pantau Gua Cemara. Tujuannya untuk memastikan identitas dari jenazah tersebut. Untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
“Pasca dievakuasi, jenasah langsung kami bawa ke TKP Gua Cemara menggunakan ambulance,” katanya.
T

etangga keluarga Joko Widodo, Suryadi, 43, membenarkan sosok tersebut adalah anak pasangan Joko Widodo dan Ulli Nur. Zakir merupakan anak pertama dari empat bersaudara.

Pasca temuan ini masih empat korban tersisa. Di antaranya Joko Widodo, 30, Muhammad Rizki Romadhon, 7, Ahmad Chairul, 4 dan Muhammad Zidan, 8.
“Benar anak pertama pak Haji Joko (Joko Widodo). Untuk pemakaman belum tahu, langsung malam ini atau besok. Masih menunggu keputusan keluarga,” ujarnya. (dwi/ila)