RADAR JOGJA – Pencarian satu keluarga wisatawan yang hanyut di pantai Gua Cemara, Kamis (6/8) memasuki hari kedua.  Area pencarian pun diperluas. Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Jogjakarta Asnawi Suroso menjelaskan, tim SAR Gabungan akan terbagi menjadi 7 Search Rescue Unit (SRU).

SRU 1 dengan lima personel melakukan penyisiran di Laut Pantai Baru hingga Pantai Gua Cemara dengan perahu jukung jika kondisi ombak memungkinkan.  SRU 2 melakulan penyisiran ke arah barat dari Pantai Gua Cemara hingga Pantai Indocor. SRU 3 melakukan penyisiran dari Pantai Indocor hingga Pantai Pandan Simo.

“Penyisiran darat akan dilakulan dengan Jalan Kaki sejauh 4 km,” ujarnya, Jumat (7/8).

Sedangkan SRU 4 melakukan penyisiran ke barat dari Pantai Pandansimo hingga Muara Trisik. Penyisiran darat juga akan dilakukan dengan jalan kaki berjarak 4 km.

“SRU 5 juga melakukan penyisiran dari Pantai Gua Cemara ke Muara Trisik. Penyisiran darat dilakukan menggunakan kendaraan amfibi sejauh 11 Km,” lanjut Asnawi.

SRU 6 melakukan penyisiran ke arah timur dari Pantai Gua Cemara- Pantai Samas menggunakan ATV dengan jarak 3 km. Jika kondisi cuaca mendukung, SRU 7 melakukan penyisiran via udara dengan menggunakan paramotor dan drone dibantu komunitas drone Jogja.  jika kondisi cuaca memungkinkan.

Ketujuh korban hanyut di antaranya, Joko Widodo, 30 dan istri Uli Nur, 28. Ketiga anaknya Muhammad Safir, 8, Muhammad Rizki Romadhon, 7 dan Ahmad Chairul, 4, keponakannya Muhammad Zidan, 8, dan kakak dari Uli Nur yakni Ahmad Nur Fauzi, 30.  Jenazah Uli Nur dan Ahmad Nur Fauzi telah dimakamkan Kamis (6/8). (sky/tif)