RADAR JOGJA – Tujuh orang korban laka laut di Pantai Goa Cemara adalah untuk mengikuti ­acara keluarga. Total ada 17 anggota keluarga diundang ke lokasi di objek wisata pantai itu.

Camat Tempel Wawan Widyantoro usai melayat menjelaskan, undangan acara dilayangkan dari keluarga asal Magelang. Total anggota keluarga yang ikut ­menghadiri acara itu sebanyak 17 orang

Menurut Wawan, rombongan keluarga dari Tempel berangkat ke Bantul sekitar pukul 05.00. Namun sekitar pukul 09.30 saat bermain bola di tepi pantai, lima orang terseret ombak. ”Dua orang lain berusaha menolong, namun justru ikut terseret,” ­jelas Wawan Kamis (6/8).

Ia menambahkan, dua warganya yang sudah ditemukan adalah Ulli Nur Rohmi dan Ahmad Nur Fauzi. Jenazah Ulli sampai di rumah duka pukul 14.14. Setelah dirukti dan disalatkan, keduanya telah diberangkatkan sekitar pukul 16.00 dari Tempel menuju Kabupaten Magelang, untuk dikebumikan di Pondok Pesantren Krakitan. ”Permintaan keluarga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, secara administratif keluarga Joko Widodo tercatat sebagai warga Dusun Karanggawang, Mororejo, Tempel. Namun ia tinggal di Dusun Glagah­ombo, Pondokrejo, Tempel. Hanya saja Joko kerap beraktivitas di wilayah Dusun Rebobong Lor, Mororejo. Joko Widodo dengan Ahmad Nur Fauzi yang beralamat di Ngentak, Tempel, Sleman, adalah kakak-beradik.

Sementara itu, Kepala Dusun Rebobong Lor Suryadi menjelas­kan, dari sepengetahuannya yang ikut dalam wisata itu adalah kepala keluarga Joko ­Widodo, istri dan anak-anaknya. Ia mengaku, sebelum terjadi laka laut, korban sempat mengunggah status story WhatsApp.

Dalam story itu, ada perempuan yang disebutkan Suryadi sebagai istri korban. Kemudian ada video anak kecil berkaus kuning sedang berlarian di atas pasir.
Sebelum melihat story itu, ­Suryadi yang merupakan ­tetangga dusun mengaku terkejut mendengar kabar duka tersebut. ”Makanya kami warga Rebobong Lor sampai takziah ke sini. Beliau orangnya royal, terutama untuk kegiatan masjid,” ungkap ­Suryadi.

Sementara itu, salah seorang pelayat Ana mengungkapkan, Ahmad Nur Fauzi adalah guru tahfidz di MAN 5 Sleman. ­Tempat Ana bersekolah dahulu. Sedangkan Ulli Nur Rohmi, istri Joko Widodo, dikenal sebagai seorang penghafal Alquran.

Fauzi, kenang Ana, orang yang baik dan ramah saat mengajar. Ana yang sempat dibimbing ­Fauzi selama satu semester saat kelas X, membantunya bisa meng­hafal Alquran secara perlahan. ”Saya dulu dari SMP, teman yang lain dari MTs, tapi alhamdulillah ­bisa hafal sekarang satu juz,” tutur Ana. (eno/laz/by)