RADAR JOGJA – Anggota keluarga tujuh korban hanyut di Pantai Gua Cemara Kamis (6/8) turut mendampingi pencarian oleh tim SAR gabungan TNI dan Polri, Jumat (7/8). Berteduh di antara pohon-pohon cemara laut, para keluarga korban melakukan doa bersama yang dipimpin pimpinan Pondok Pesantren Assalam Kerisan Banyurejo, Tempel, Sleman  KH Azhari ZA. Suasana penuh harap dan tangis mewarnai tahlilan siang ini. Berharap proses pencarian berjalan lancar, cepat dan korban segera ditemukan.

“Ini SAR, TNI dan Polri banyak sekali. Mudah-mudahan segera ditemukan,” ujat Azhari usai doa bersama.

Doa bersama juga digelar di rumah duka dan  pondok pesantren Assalam. Dua korban atas nama Joko Widodo, 38 dan Ahmad Nur Fauzi, 30, juga merupakan santri di pondok pesantren tersebut.

“Apa yang terjadi merupakan musibah dari Allah SWT, tidak boleh menyalahkan siapapun. Dan satu-satunya upaya yang bisa kami adalah memanjatkan doa,” ungkapnya. (sky/tif)