RADAR JOGJA – DPC PDI Perjuangan Kota Jogja menyampaikan duka cita atas meninggalnya  guru besar Fisipol UGM Cornelis Lay, Rabu (5/8). Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Eko Suwanto menilai sosok Cornelis memiliki kontribusi penting dalam membangun pondasi keilmuan terutama dalam bidang ilmu politik di tanah air. 

“Bangsa Indonesia kehilangan seorang pemikir dan ilmuan politik yang punya peran penting dalam proses berdemokrasi di tanah air. PDI Perjuangan menyampaikan rasa duka yang mendalam, semoga mas Cornelis Lay mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap Ketua Komisi A DPRD DIJ ini.

Selama hidupnya, lanjut Eko, Cornelis memiliki relasi baik dengan PDI Perjuangan dan aktivis parpol secara umum. Sebagai ilmuan, dia sosok pendidik yang memiliki perspektif kebangsaan, ke-Indonesiaan berdasarkan konstitusi Pancasila dan UUD 1945. 

Komunikasi terakhir di antara mereka adalah saat Idul Adha 1441 H. Saat itu Cornelis mengirimkan pesan WhatsApp berisi ucapan selamat Idul Adha dengan sapaan yang khas yang menunjukkan keramahan sekaligus praktek komunikasi politik yang menjunjung tinggi bhinneka tunggal ika.

“Bagi saya pribadi, sosok seperti mas Cornelis Lay adalah ahli ilmu politik yang ramah kepada siapa saja. Menjadi rujukan diskusi masalah kebangsaan dan proses demokrasi di tanah air,” kata Eko. (sky/tif)